|
Melalui berita televisi dikatakan bahwa Rhoma Irama keluar dari Golkar dan akan lompat ke partai politik berbasis Islam.
Sebelum Anda (Rhoma Irama) melompat pagar ke sana, berpikirlah bahwa sebelumnya tindakan Anda menjadi juru kampanye Golkar menyakiti hati umat Islam khususnya dan kaum reformis umumnya. Rakyat dan kaum reformis amat kecewa terhadap perilaku Anda, mau makan tidur di organisasi yang penuh kezaliman. Anda dapat melihat reaksi kemarahan warga Jawa Timur ketika Anda akan berkampanye tahun lalu.
Saat ini berilah kesempatan kaum reformis, pejuang yang tetap berpegang teguh dapat mendirikan partai dengan menarik massa lewat kejernihan berpikir dan mencari rida Allah. Bukannya mengangkut-angkut orang?meminjam istilah Ibu Megawati?atau didrop dari massa simpatisan popularitas.
Kepada semua parpol yang berbasis Islam atau nasionalis, saya berharap menolak tegas aspirasi "pribadi" Rhoma Irama. Bagaimanapun besarnya partai akan jadi cemoohan massa jika dimasuki orang yang tidak punya kredibilitas. Kaum reformis butuh orang yang tegas, lugas, jujur, dan arif.
H. YULIANTO
Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika
Universitas Persada Indonesia yai
Jakarta
|