Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 08/XXIIIIIII/24 - 30 November 1998
   
Investigasi

Wiranto : "Semua Dipolitisir ke Saya"

Keamanan di Jakarta sepanjang Sidang Istimewa MPR berada di pundak Jenderal Wiranto. Saking beratnya, Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI yang selalu tampil necis ini tak cuma membekalkan ribuan tentara untuk mengamankan sidang. Juga bertruk-truk pasukan partikelir, misalnya Pam Swakarsa itu. Betulkah begitu? Kepada Hani Pudjiarti dari TEMPO, Wiranto mengelak bila dikatakan demonstran berbambu runcing itu adalah "pasukannya". Petikannya:




Beberapa pemimpin Pam Swakarsa menyebut bahwa Anda mengoordinasi dan ikut mendanai gerakan mereka.

Enggak ada. Semua jadi dipolitisir ke saya.

Tapi sumber kami menyebut begitu?.

Apa benar begitu? Pangab kok mengoordinir yang begituan, semacam Pam Swakarsa. Apa saya sempat?

Mereka membawa bambu runcing dan meresahkan masyarakat. Kenapa tak segera dilarang?

Kita tidak pernah menggerakkan, bagaimana mau menariknya? Semua yang datang itu ikhlas dan ingin membantu suksesnya sidang, kenapa harus dihalang-halangi? Sementara itu, kita tidak pernah menghalangi massa yang menentang sidang.

Kesannya, ABRI melindungi Pam Swakarsa untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap masyarakat.

Tidak benar. ABRI selalu membela rakyat. Pam Swakarsa yang kita bina adalah satgas dari Pemuda Pancasila, Pemuda Panca Marga. Tapi bukan untuk membentrokkan. Mengantisipasi saja.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data