Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 08/XXIIIIIII/24 - 30 November 1998
   
Internet

Cari Kerja? Klik Internet

Di tengah krisis, masih banyak lowongan pekerjaan ditawarkan melalui internet. Tapi hati-hati memilih situs karena ada info yang sudah kedaluwarsa.

KETIKA pemutusan hubungan kerja semakin sering di tengah krisis moneter seperti sekarang, mencari pekerjaan pengganti tak lagi mudah. Informasi peluang kerja harus dilacak di banyak tempat. Jika perlu di internet. Lumayan banyak lowongan kerja yang diiklankan di media maya ini. Lagi pula, dibandingkan dengan iklan lowongan kerja di media cetak, pembaca iklan di media internet tidak banyak. Ini membuat persaingan memburu kerja lewat internet tidak sekeras di "alam nyata".

Pengalaman Gita juga membuktikan bahwa melamar pekerjaan lewat internet lebih cepat ditanggapi. Sekitar dua tahun silam, Gita mencoba mencari pekerjaan melalui Jendela Indonesia (http://www.iit.edu/~indonesia/jendela). Perburuan itu dilakukannya dua bulan sebelum ujian akhir bachelor-nya di Charles Sturt University, Australia. Dari Jendela Indonesia, Gita membuka lowongan yang ada di Indobiz. "Hanya sehari setelah memasukkan resume itu, saya menerima lima buah e-mail sebagai tanggapan," ujar Gita.

Selain meminta riwayat pekerjaan yang lebih lengkap, ada yang bahkan "setengah mendesak" untuk menemui Gita. Bank Private Development Financial Company of Indonesia (PDFCI) bahkan langsung menelepon Gita ke Australia. Karena belum bisa pulang cepat, akhirnya ia diminta menelepon bila sudah kembali ke Tanah Air. "Benar saja, usai ujian, saya menghubungi PDFCI, langsung diwawancarai, dan hari itu juga diterima,’’ kata Gita, yang setelah sempat menjadi asisten di bagian rekrutmen Bank PDFCI, kini menimba ilmu lagi di University of South Wales, Australia.

Berburu kerja melalui internet memang bisa dilakukan lintas negara. Coba saja masuk melalui Yahoo. Sebagai salah satu mesin pencari terlengkap, Yahoo bisa menjadi gerbang besar untuk melongok berbagai lowongan di dunia. Kalau mau melongok lowongan di Kanada, tinggal klik Canada-Wide. Atau mau bekerja di Thailand? Klik saja SiamJob.

Untuk peluang kerja di dalam negeri ada beberapa gerbang pilihan, antara lain Jendela Indonesia, yang dilakukan Gita tadi. Bila mengklik job and training activities pada Jendela Indonesia, akan sampai pada halaman yang memberi pilihan untuk berkunjung ke Yellowpage, Indoweb, Indobiz, dan Prospek. Di bagian bawahnya, ada nama-nama perusahaan, lengkap dengan profil usaha, kualifikasi orang yang dibutuhkan, dan orang yang bisa dikontak.

Pilihan itu tak semuanya informatif. Indoweb, misalnya, datanya tidak diperbarui dengan teratur. Begitu pula situs Prospek, yang data pekerjaannya juga terlambat, bahkan sampai satu-dua tahun dari sekarang.

Yang agak mendingan adalah situs Indobiz Job Opportunity (www.indobiz.com/board/jobfront.asp). Pada pilihan menunya, ada "lowongan kerja bulan ini", yang biasanya berisi 1-3 lowongan baru setiap hari. Lowongan ini berasal dari perusahaan lokal ataupun asing yang berada di Indonesia. Di bagian "pencari kerja bulan ini", terlihat banyak pencari kerja yang memasukkan semacam pekerjaan yang diinginkan. Sistem di Indobiz ini memang membuat setiap pengunjung bisa melihat data yang dikirimkan pelamar. Jadi situs ini mungkin kurang cocok bagi yang agak pemalu memamerkan kualifikasinya kepada khalayak.

Bila masuk melalui gerbang 100hot.com, ada situs yang tergolong paling lengkap menginformasikan lapangan pekerjaan di Indonesia, yakni Indoscape. com. Tiga situs besar lainnya di 100hot.com adalah CareerMosaic, Online Career Center dan The Monster Board. Hanya, di sini data tentang bursa kerja di Indonesia sangat minim. Di Career Mosaic, misalnya, ketika diakses pekan lalu, hanya ada dua lowongan pekerjaan di Indonesia. Itu pun lowongan yang sudah lama. Sekadar pembanding, di Malaysia ada 28 lowongan pekerjaan.

Indoscape tergolong bagus karena datanya diperbarui setiap hari. Lowongan kerja yang dipasang pun cukup banyak, bisa belasan setiap harinya. Pekerjaan yang ditawarkan cukup beragam, tapi yang terbanyak adalah bidang ekonomi, manajemen, dan teknologi.

Seperti halnya berburu kerja di media konvensional, berburu kerja di internet memerlukan kiat yang sama, yaitu tekun mencari lowongan, banyak-banyak memasukkan lamaran, dan tentu rajin mengecek e-mail pribadi, siapa tahu sudah ada yang menjawab.

Gabriel Sugrahetty, Ahmad Fuadi




Beberapa Situs Penyedia Informasi Bursa Kerja

PortalAlamatKeterangan
Yahoo!www.yahoo.comLink lengkap, komprehensif dan global
Jendela Indonesiawww.iit.edu/~indonesia/jendelaSkala lokal, update tak teratur, link terbatas
100Hotwww.100hot.comGlobal, link ke 100 situs terbaik
Indoscapewww.indoscape.comLokal, 10 lowongan per hari
Prospekwww.prospek.comLokal, data tidak diperbarui teratur
Indowebwww.indoweb.com/job/index.htmlLokal, tidak diperbarui tiap hari
Yellowpagewww.yellowpage.co.id/jobLokal, 1-2 lowongan per hari
Indobizwww.indobiz.com/board/jobfront.aspLokal, 1-3 lowongan per hari


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data