|
TEMPO edisi 20-26 Oktober 1998, rubrik Nasional, Babak Baru Geger Santet, mengutip nama saya sebagai sumber berita. Di situ ditulis saya menyebutkan nama pelaku pembantaian "dukun santet" di Banyuwangi. Saya keberatan atas pemberitaan tersebut.
Meski saya ditemui oleh wartawan TEMPO, saya tidak pernah menyebut nama pelaku pembantaian. Saya hanya mengutarakan temuan Tim Pencari Fakta PKB Jawa Timur atas kasus Banyuwangi. Memang saya memberikan beberapa fakta yang TPF temukan, antara lain surat kaleng yang ditujukan kepada Kepolisian Resor Banyuwangi. Namun, saya katakan, jika TEMPO ingin mengembangkannya, harus dilakukan check and recheck. Sebab kami sendiri belum melakukan pengecekan.
Demikian bantahan saya.
CHOIRUL ANAM Ketua DPW PKB Jawa Timur
Redaksi :
Kami sudah melakukan pengecekan kepada orang yang disebutkan namanya di surat kaleng tersebut. Memang itu tidak kami tulis dalam edisi yang sama, tapi pada TEMPO edisi berikutnya (27 Oktober-2 November).
|