Jabatan Menteri dan Ketua Partai |
Dulu, menjelang Pemilihan Umum 1997, berita di TVRI sering mewartakan, "Menteri Penerangan Haji Harmoko bersama rombongan tadi siang tiba di kota ‘anu’ dalam acara temu kader di lapangan ‘anu’." Setiap kali menyaksikan berita senada, saya selalu bertanya dalam hati, dengan kapasitas apa Haji Harmoko ber-"safari" ke ratusan kota kabupaten dan provinsi di Indonesia. Sebagai Menteri Penerangan ataukah sebagai Ketua Golkar? Biayanya dari mana?
Sekarang dan masa mendatang, saya berharap Bung Akbar Tandjung harus sadar sesadar-sadarnya bahwa ia menerima gaji sebagai Menteri-Sekretaris Negara. Jadi, jangan karena disibukkan oleh urusan (partai) Golkar lantas mengabaikan tugasnya sebagai Mensesneg, atau dengan kapasitas dan fasilitas sebagai Mensesneg "berjalan-jalan" untuk kepentingan Golkar.
AHMAD S.
Singapore 159919
|