Melawan Kanker Otak dengan Neutron |
Para ahli Inggris akan mencoba teknik radikal dalam mengobati kanker otak. Untuk membunuh sel ganas yang meruyak dalam otak, mereka menggunakan sinar neutron. Di Amerika Serikat sebenarnya sudah mulai diujikan terapi dengan sinar neutron boron (BNCT). Tapi ini hanya ada di tempat reaktor nuklir, tempat sinar ini bisa dibangkitkan dengan aman. Sedangkan yang akan dilakukan para ilmuwan Inggris itu adalah pembangunan BNCT nonreaktor pertama di dunia, sehingga pasien kanker bisa dirawat di klinik--bukan di tempat reaktor nuklir.
Kanker otak adalah salah satu jenis kanker yang paling sulit ditangani. Itu sebabnya tak banyak pasien yang bisa lolos dari keganasan penyakit ini. Apalagi beberapa penelitian menyebutkan, kanker otak yang paling banyak diderita, glioma, sudah resistan terhadap penanganan kanker standar.
BNCT menggunakan sinar neutron dari reaktor nuklir untuk menghancurkan sel-sel kanker, tapi tetap membuat sel sehat tak terusik. Caranya kurang lebih begini. Mulanya pasien diinjeksi dengan komponen boron. Sinar yang terdiri atas neutron berenergi rendah kemudian ditembakkan ke arah tumor, yang lalu bereaksi dengan komponen boron dan memproduksi partikel-partikel nuklir pembunuh sel kanker.
Saat ini Universitas Oxford tengah meningkatkan kemampuan komponen dan mencari dosisnya, sehingga penanganannya bisa lebih efektif. Sedangkan ahli dari Universitas Birmingham berusaha menyempurnakan kekuatan sinar, sehingga radiasi tak perlu berlama-lama tapi hanya perlu sekali tembak. Dengan begitu, dampak sampingnya bisa ditekan sekecil mungkin.
Jika seluruh rencana para ahli Inggris ini berjalan sesuai dengan jadwal, percobaan akan segera diterapkan dalam dua tahun ini. Rencananya, para ilmuwan akan mencobakan teknik baru ini kepada 40 pasien dari berbagai negara di Eropa.
|