Protes Bali Terus Bergulir |
WISATAWAN yang ingin berkunjung ke Bali kini harus menahan sabar. Pekan ini penduduk Pulau Dewata masih disibukkan dengan demonstrasi menuntut Presiden Habibie agar memecat Menteri Negara Pangan dan Hortikultura, A.M. Saefuddin, yang menyebut Megawati tak layak jadi presiden karena beragama Hindu. Jumat lalu sekitar 2.500 massa berpakaian adat, lengkap dengan gamelan, mendatangi pelabuhan Gilimanuk sehingga membuat lima kapal takut merapat. "Kami tak membuat keonaran, hanya gerakan moral," ujar Ketut Widastra, salah seorang koordinator.
Aksi demo juga dilakukan selama dua hari oleh sekitar 5.000 massa di lapangan Puputan, di depan kantor gubernur. Mereka juga sempat mengancam akan menduduki bandara, bahkan memisahkan Bali dari Indonesia. Beruntung, upaya itu bisa dicegah setelah diredam para tokoh masyarakat.
A.M. Saefuddin kini memetik buah dari ucapannya. Namanya berkibar menjelang muktamar PPP, dukungan terhadap Mega sedikit mengendur, tapi sementara ini intelektual tersebut telah membuat penduduk Bali terpecah antara yang ingin melakukan mogok massal dan yang tidak.
|