Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 05/XXIIIIIII/03 - 9 November 1998
   
Kesehatan

Koma, Hamil, dan Melahirkan

Seorang wanita yang telah koma selama lima tahun diperkosa, hamil, dan dua pekan lalu melahirkan bayinya.

WANITA itu telah lima tahun tak sadar terhadap dunia sekelilingnya. Ia koma karena pemakaian obat yang dosisnya berlebihan. Tapi seseorang telah memerkosanya ketika ia tengah dirawat di sebuah tempat perawatan kesehatan di Massachusetts, Amerika Serikat. Wanita berusia 24 tahun itu lalu mengandung, dan 23 Oktober lalu melahirkan bayinya.

Kejadian ini tentu saja mengejutkan warga Massachusetts. ??Kami belum pernah berpengalaman menangani kasus semacam ini,?? kata juru bicara dari departemen kesehatan masyarakat Massachusetts, Mark Lecesse, kepada The Washington Post.

Diketahuinya peristiwa ini berawal dari kecurigaan pembesuk setelah melihat kondisi pasien yang seperti sedang tidak enak badan. Ternyata, setelah diperiksa dokter, pasien itu tengah berbadan dua.

Secara fisik, pasien yang tengah koma atau tidak sadar memang masih seperti orang normal. Pada kondisi tak sadar yang persisten, meski fungsi saraf dan kesadaran terhadap lingkungan menghilang, fungsi tubuh lainnya bisa saja tetap berjalan. Begitu pula siklus tidurnya. Sering dikatakan, pasien koma itu secara teknis masih hidup tapi otaknya telah mati. Meski begitu, pasien koma kadang-kadang masih bisa melakukan gerakan spontan, seperti membuka mata, sebagai reaksi terhadap rangsangan dari luar.

Jadi, bahwa orang koma bisa hamil sebenarnya bukan sesuatu yang aneh. Yang mengejutkan adalah, kok, ya ada orang yang tega memerkosa pasien koma, yang meski tak berdaya sering seperti bisa memperlihatkan emosi bagai orang normal: menyeringai, menangis, atau tertawa.

Hamilnya pasien koma sebetulnya bukan hanya sekali ini terjadi di Amerika. Ini peristiwa kedua. Sebelumnya, pada 1996, seorang wanita berusia 29 tahun dari Rochester, New York, yang telah koma selama 10 tahun, juga kedapatan hamil. Dari rahim wanita yang dikenal sebagai Kathy itu terlahir bayi laki-laki. Kehamilan Kathy juga disebabkan oleh pemerkosaan. Pelakunya dijebloskan ke penjara setelah dapat dilacak dari materi genetik, DNA, sang bayi.

Bagaimana nasib bayi yang dilahirkan dari rahim wanita yang tak pernah sadar? Darah daging Kathy, yang dilahirkan sembilan minggu sebelum waktunya, meninggal beberapa minggu sebelum ulang tahunnya yang pertama. Sedangkan pada kasus kedua, bayi yang juga lahir prematur pada usia sekitar lima bulan itu saat ini dalam kondisi kritis dan harus mendapatkan perawatan intensif.

GSI


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data