Ribuan mobil built-up memadati Jakarta. Sedan eksotis dan supermahal itu diimpor lewat banyak jalur: diplomatik, Setneg, IMI, militer, dan door to door. Banyak "pemain", banyak pula peminatnya. Kapolri Letjen Roesmanhadi baru saja bikin instruksi: berantas yang tak jelas asal-usulnya. Apa mungkin?