Ongkos rekapitalisasi bank amat besar. Untuk enam bank saja diperlukan hampir Rp 20 triliun. Padahal injeksi modal dan penghapusan kredit macet saja tak cukup ampuh untuk menyehatkan perbankan.
Pola pelunasan kasbon Bank Indonesia diubah lagi. Yang aneh, kendati dana publik sudah mengalir ke perbankan, bantuan likuiditas tetap tak terbayar. Ke mana dana itu dilarikan?