Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/XXIIIIIII/27 Oktober - 02 November 1998
   
Surat

Soal Kapal Jerman

Menarik sekali membaca artikel TEMPO yang berjudul Kapal Jerman Menggergaji Laut dan artikel-artikel berikutnya yang berhubungan dengan kapal Jerman itu. Kesannya, seolah-olah TEMPO balas dendam karena ihwal pembelian kapal bekas Jerman Timur inilah yang membuat Soeharto memerintahkan Harmoko mencabut nyawa TEMPO.

Jika TEMPO melakukan balas dendam, itu memang masuk akal. Apalagi semua pelaku-pelaku yang berhubungan dengan pembelian kapal jelas diungkap menurut perannya masing-masing, termasuk Habibie yang sekarang adalah Presiden RI yang ketiga. Saya kira, mereka yang disebut-sebut dalam artikel TEMPO itu perlu menanggapi kebenaran peranan mereka.

Sebenarnya, yang harus dipertanyakan lebih jauh ialah: sejauh mana negara dan bangsa Indonesia dirugikan dengan pembelian kapal-kapal bekas Jerman itu? Mengapa lembaga perwakilan hanya diam seribu bahasa? Jika hal-hal seperti ini tidak diselesaikan secara tuntas menurut hukum, negeri ini akan selalu menderita kerugian akibat ulah penguasa, baik yang sudah lengser maupun yang sedang berkuasa. Peran Habibie, yang kini menjabat Presiden RI ketiga, jelas sekali. Apalagi Soeharto.

Dalam alam era reformasi ini, hendaknya kedaulatan diserahkan kembali ke tangan pemilik asli, yaitu rakyat Indonesia.

CORNELIS A. BOEKY, M.P.A.
Jalan Tanjung 26/H 7, Tanjungbarat
Pasarminggu, Jakarta - 12530


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data