Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/XXIIIIIII/27 Oktober - 02 November 1998
   
Surat

Kecewa Amien Rais

Pak Amien yang terhormat, sebagai orang awan saya ingin ngudha rasa atas "kekecewaan" saya selama ini. Terus terang saja, rasa simpati saya terhadap Bapak sirna lantaran pernyataan-pernyataan Bapak yang cenderung sarkastis.

Pak Amien, betapa hebohnya di koran-koran, majalah, televisi, bahkan orang-orang di gang-gang kecil kampung saya, "ngobrol" ngalor-ngidul ketika Pak Amien merasa berhasil membongkar "kasus Busang" pada masa Orde Baru. Semua mengacungkan jempol. Meskipun risikonya Pak Amien digeser dari ICMI.

Begitu pula ketika mahasiswa bergerak, Pak Amien memberikan wejangan bijak kepada rakyat, menghujat praktek KKN dan lain sebagainya. Semuanya hanyut dan larut manis dalam komunitas aksi. Dan kembali wajah Bapak terpampang hampir di semua koran, televisi, bahkan di internet. Meskipun akhirnya jenuh dengan statemen politik yang Bapak beberkan, yang berkesan ngompori massa. Antiklimaks barangkali.

Pak Amien yang terhormat. Semua orang juga angkat topi ketika Bapak mengaku punya data kekayaan Pak Harto terutama melalui yayasan yang didirikannya. Bahkan, Bapak menuntut agar Soeharto diadili. Buntutnya, semua masyarakat ikut-ikutan menghujatnya.

Namun Pak Amien, ketika pemerintah melalui Kejaksaan Agung beritikad baik untuk mengupas, mencari data, atau apalah istilahnya, kembali Pak Amien bikin pusing rakyat. Lantaran, Pak Amien tidak mau membantu itikad baik pemerintah untuk mengungkapkan fakta-fakta yang Bapak miliki. Juga, agar tidak dicap sebagai pencari popularitas politik saja. Demikian, Pak. Mohon maaf dan terima kasih.

SUWANDI
Nglenjing RT 01/03 Puntukrejo
Karanganyar


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data