Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/XXIIIIIII/27 Oktober - 02 November 1998
   
Media

Yang Penting Korannya, Bung!

Era politik aliran di media pers tampak mulai datang kembali. Beberapa partai kini punya media massa resmi. Partai Amanat Nasional mengedarkan tabloid Amanat Nasional, PDI Perjuangan meluncurkan harian Demokrat, dan Partai Kebangkitan Bangsa bersama NU menerbitkan tabloid harian Duta Masyarakat.

Amanat Nasional yang paling dulu terbit, 16 Oktober lalu. Sampul perdananya bergambar logo PAN, matahari bersinar berlatar biru, dalam ukuran besar. Isi tabloid 24 halaman ini cukup variatif; ada laporan utama, rubrik ekonomi/bisnis, kolom, wawancara, nasional, tapi masih miskin iklan.

Demokrat edisi perdana mulai dijual Senin, 19 Oktober silam. Harganya Rp 1.000. Sampul depannya dihiasi foto Megawati dan Alex Litaay sedang diarak pendukungnya. Warnanya kemerahan. Penampilannya semakin provokatif karena di bawah kop terdapat moto berbunyi, "Yang penting Srudukannya, Bung!" Isinya melulu seputar Megawati dan permasalahan partai. Iklannya cuma satu, itu pun kecil, yang berisi ucapan selamat dari Komite Pusat Pemuda Nasional atas terpilihnya Megawati dan Alex Litaay.

Edisi perdana Demokrat dicetak 100.000 eksemplar, dan menurut pemimpin redaksinya, Nuah Torong, meledak di pasaran. Sementara mereka terbit mingguan dan kelak terbit tiap hari.

Kendati belum resmi terbit, Duta Masyarakat edisi percobaan sudah beredar 18 Oktober lalu. Kelak, menurut K.H. Mustofa Bisri, pemimpin redaksinya, tabloid itu tak akan sekadar menjadi corong NU atau partainya meski pasar yang dibidik terutama warga NU.

Yang menarik, tiga media partai itu sama-sama menggandeng kelompok penerbitan Jawa Pos dalam pemasaran dan manajemennya, walau soal isi, urusan partai masing-masing. Jadi, yang memanfaatkan situasi "pers bebas" ini partai-partai atau Jawa Pos?


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data