Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/XXIIIIIII/27 Oktober - 02 November 1998
   
Media

BBC Tak Lagi Kresek-Kresek

Radio Elshinta Jakarta merelai langsung siaran BBC dari London dua jam sehari.

KABAR baik bagi para pecinta siaran radio British Broadcasting Corporation (BBC). Mulai 27 Oktober ini, Radio Elshinta Jakarta akan merelai siaran langsung BBC London seksi Indonesia melalui satelit. Siaran perdana berlangsung tepat pukul 18.00 WIB. Selanjutnya, pendengar dapat mengikuti siaran radio dari Inggris itu tiga kali sehari, setiap pukul 05.00, 18.00, dan 20.00 WIB melalui gelombang Elshinta 90.05 FM.

Kerja sama ini menandai babak baru siaran radio asing di Indonesia. Sebelum ini, kendati banyak radio asing yang punya seksi Indonesia--Voice of America, Radio Veritas Filipina, Radio Nederland Belanda, NHK Jepang, Deutsche Welle Jerman--belum ada satu pun yang menggandeng mitra lokal.

Perkongsian mereka jelas penting. Selain masyarakat butuh informasi, selama ini siaran BBC hanya bisa ditangkap melalui gelombang pendek (short wave atau SW), dengan kualitas suara kurang bagus. Selain kresek-kresek, kadang timbul-tenggelam seperti kapal dipermainkan ombak. Lewat gelombang FM, kualitas siarannya tentu lebih kuat dan suaranya jernih.

Program BBC di Elshinta dipancarkan langsung dari London. Jadi, pihak Elshinta tidak tahu persis apa yang akan disiarkan. Stasiun komersial yang berdiri sejak 1968 itu juga tidak akan ikut campur urusan isi program.

Iwan Haryono, Manajer Operasional Elshinta, menjelaskan bahwa siaran pagi BBC akan berlangsung selama satu jam. Isinya macam-macam, ada warta berita, liputan hari ini, bahasa Inggris, olah raga, serta berita ringan lainnya. Siaran relai petang berlangsung cuma 15 menit. Sedangkan malamnya, siaran berlangsung pada pukul 20.00--20.45. Isinya juga rupa-rupa, ada siaran berita, hasil liputan hari ini, laporan dunia bisnis, sains dan teknologi. Total, sehari BBC hadir selama dua jam penuh.

"Tujuan siaran BBC di mana pun adalah untuk menyampaikan informasi dan berita yang akurat, cepat, dan tidak memihak," tulis Menuk Suwondo, kepala seksi Indonesia, melalui surat elektronik kepada TEMPO. Mengapa yang dipilih Elshinta? Menurut Menuk, karena stasiun radio itu sudah mengudara selama 30 tahun dengan independen dan memiliki profil pendengar yang sesuai dengan BBC.

Sebaliknya, Elshinta menyetujui kongsi itu karena selain BBC sudah banyak pendengarnya di Indonesia, juga punya sikap jujur, cepat, dan terbuka. Dengan siaran ini, Eshinta berharap dapat memenuhi kebutuhan informasi pendengarnya, yakni para eksekutif muda. Sampai kapan kerja sama itu akan berlangsung? ??Kalau semuanya berlangsung baik-baik saja, akan diteruskan," ujar Iwan.

Wicaksono, Agus Hidayat


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Podolski Membuktikan Diri - 07 Sep 2008 | 09:40 WIB
Hasil Penyisihan Piala Dunia Eropa - 07 Sep 2008 | 09:40 WIB
Makanan Pasar di Balikpapan Memakai Pewarna Tekstil - 07 Sep 2008 | 09:25 WIB
Danamon Cairkan Rp 3,2 Triliun Kredit Masyarakat Kalimantan - 07 Sep 2008 | 09:14 WIB
Portugal Optimistis Kalahkan Denmark - 07 Sep 2008 | 09:11 WIB
Pemerintah AS Ambil Alih Manajemen Fannie Mae dan Freddie Mac - 07 Sep 2008 | 08:52 WIB
Capello Belum Puas dengan Cole - 07 Sep 2008 | 08:42 WIB
Daya Beli Petani Nusa Tenggara Barat Anjlok - 07 Sep 2008 | 08:30 WIB
Paraguay Kokoh di Puncak, Argentina Puas - 07 Sep 2008 | 08:07 WIB
Gempa 5,3 SR Landa Laut Maluku   - 07 Sep 2008 | 08:05 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data