Penculikan Segera Dimahmilkan |
Kasus penculikan aktivis akhirnya sampai ke pengadilan. Pekan ini, berkas perkara penculikan para aktivis oleh 11 anggota Kopassus akan diserahkan oleh Komandan Pusat Polisi Militer ABRI, Mayjen Sjamsu Djalaluddin, kepada oditur militer. Sayang, berkas yang turun baru untuk prajurit berpangkat kolonel ke bawah. Sedangkan pengadilan untuk mantan Danjen Kopassus Prabowo hingga kini belum jelas. "Tunggu sajalah. Nanti kan terungkap dalam jalannya persidangan," ujar Sjamsu.
Namun, Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) telah menemui mantan ketua Dewan Kehormatan Perwira (DKP), Jenderal Soebagyo H.S., Senin, 12 Oktober lalu. Maksud kedatangan TGPF adalah untuk meminta keterangan soal temuan DKP. Sebab, TGPF yakin bahwa kasus penculikan itu tidak dapat dipisahkan dari kerusuhan Mei. Menanggapi rencana penyerahan berkas perkara penculikan ke Mahkamah Militer (Mahmil), Soebagyo berkomentar, ??Ini awal dari proses yang panjang, dan tak berhenti sampai di sini,?? katanya ketika menyerahkan 41 mobil Cherokee kepada 41 komandan korem Jumat lalu.
Menurut rencana, TGPF akan mengumumkan hasil penelitian soal kerusuhan Mei pada 23 Oktober mendatang.
|