Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 01/XXIIIIIII/06 - 12 Oktober 1998
   
Nasional

Nasi Gratis dari Tuhan

HARI Ini Tersedia Nasi Gratis dari Tuhan. Tulisan itu terpampang pada spanduk di depan sebuah rumah di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, yang ternyata merupakan posko pembagian makan siang gratis bagi para korban PHK. Posko ini unik. Berjalan secara swadaya, tanpa ramai-ramai publikasi. Berbeda dengan posko sejenis yang diadakan oleh berbagai organisasi atau perusahaan.

Si empunya, seorang dokter bernama Suradi, menjelaskan maksudnya. Ini nasi rezeki dari Tuhan, melalui para donatur yang tergerak hatinya membantu korban kelaparan, kata Suradi yang saban hari mengeluarkan biaya Rp 350 ribu untuk memberi makan sekitar 200 orang.

Setiap siang, sejak 30 Januari lalu, saat mendekati pukul 12.00, para pengunjung mulai antre di pelataran rumah itu. Kebanyakan para pemulung, korban PHK, dan warga miskin lainnya yang terhimpit krisis. Mereka datang dari berbagai penjuru Jakarta. Bahkan, ada juga yang dari Bekasi. Seperti Suratim, seorang pemulung Bekasi, yang setiap hari datang bersama anak dan istrinya, naik kereta api. Saya tahu dari teman, di sini ada yang memberi makan gratis, katanya.

Hari itu, Suratim dan teman-temannya mendapat nasi sepiring dengan lauk tahu dan sayur kentang. Sederhana memang, tapi bagi mereka jelas lumayan untuk pengganjal perut. Walau gratis, tampaknya tak semua lantas mengandalkan makan siangnya di sini. Vincent, seorang sopir korban PHK yang sekarang bekerja sebagai kernet bis kota, adalah salah satunya. Sudah sekitar 1 bulan 15 hari saya tidak makan siang di sini, katanya bangga. Tapi, apa mau dikata, siang itu ia harus kembali antre nasi. Bisnya ditilang polisi.

Infografik:
Peta Kelaparan dan Kemiskinan Nasional
Maluku81.840 jiwa
NTB8.661 jiwa
NTT150.471 jiwa
Kalimantan18.073 jiwa
Sumatra99.041 jiwa
Sulawesi1.413 jiwa

Sumber: Lembaga Penelitian dan Pembangunan Sosial KWI, 1998


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
28/XXXVII/01 - 7 September 2008

 

Berita lainnya

Kapolda Jawa Barat Copot Dua Kapolsek - 05 Sep 2008 | 21:29 WIB
Bupati Aceh Besar Mengundurkan Diri - 05 Sep 2008 | 21:19 WIB
Guru Tolak Aturan Pendanaan Pendidikan - 05 Sep 2008 | 21:16 WIB
Fernando Alonso Kuasai Free Practice 2 - 05 Sep 2008 | 21:07 WIB
Al Amin Mengaku Tak Berpengaruh di Komisi Kehutanan DPR - 05 Sep 2008 | 21:02 WIB
Kapolda Jawa Barat Mengaku Ditawari Suap Rp 10 Miliar - 05 Sep 2008 | 20:53 WIB
Hughes Bersumpah Jadikan City Raksasa Eropa - 05 Sep 2008 | 20:53 WIB
Bupati Aceh Besar Mundur, Surat ke Menteri Ditulis Tangan - 05 Sep 2008 | 20:44 WIB
Simulasi Pemilihan 2009 Dinilai Tak Efektif - 05 Sep 2008 | 20:40 WIB
Bapepam Akan Gugat Eurocapital - 05 Sep 2008 | 20:32 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data