Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 28/XXIII/11 - 17 September 1993
   
Daftar berita Luar Negeri
Sejarah baru plo-israel mungkin, sebuah nobel perdamaian
Israel-palestina melakukan perundingan damai, keduanya akan saling mengakui. namun banyak ditentang. nasib plo, yasser arafat, dan partai buruh. kondisi di wilayah pendudukan. 
PLO-Israel, setelah perundingan rahasia
Konflik palestina-israel menemukan jalan menemukan, setelah perundingan rahasia di oslo menelurkan prinsip-prinsip perdamaian. jika semua penghalang bisa diatasi, zaman damai di timur tengah segera terwujut. bila kesulitan berlarut-larut, terbuka kemungkinan konflik yang diusahakan dijembatani sejak dua tahun lalu itu kembali ke titik nol. 
Pasal-pasal oslo
Perundingan damai palestina-israel menemui ganjalan. israel minta pasal-pasal dalam konstitusi plo dicabut. beberepa deklarasi prinsip yang akan ditandatangani. 
Imbauan perdamaian dari kafiyeh arafat
Harus diakui, perundingan arab-israel mungkin dilangsungkan karena yasser arafat berani mengubah sikap. sudah di tahun 1988, dekat setelah mengumumkan berdirinya negara palestina, arafat mengakui negara israel. 
Orang-orang dari masa lalu
Kedua pihak menyimpan orang-orang yang berkeras bahwa tanah palestina hanyalah untuk mereka. ada yang meramalkan mereka akan melakukan teror, bahkan sampai keluar dari timur tengah.  
Mengapa gaza-jericho dulu?
Di gaza dan jericho emigran yahudi terhitung sedikit, itu sebabnya lebih mungkin dilakukan eksperimen otonomi pemerintahan palestina. dan tampaknya israel untung, karena nilai ekonomi dua wilayah ini minus. 
Kota suci tiga agama langit
Sejarah kota yerusalem, kota suci milik tiga agama, yang dikuasai israel. arafat menawarkan agar kota itu dijadikan ibu kota dua negara, palestina dan israel. 
Taiwan, mencoba tak menyerah
Setelah pertemuan di singapura, rrc dan taiwan berunding lagi di beijing, dan tanpa hasil. untuk memperkuat kedudukan, taiwan mencoba masuk PBB kembali.  

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data