|
|
| |
Edisi. 28/XXIII/11 - 17 September 1993
|
| |
|
Daftar berita Kriminalitas
|
|
Tidak boleh sendiri lagi
Sejumlah kejadian penyiksaan sampai pembunuhan menimpa anggota polisi. kapolda metro jaya mayjen hindarto prihatin. petugas tak boleh pergi sendiri.
|
|
Lain rencana, lain dilakukan
Tiga anak muda berencana merebut pistol polisi. ''supaya penampilan kami gagah, dan bisa cari duit,'' ujar iman. tapi mereka membunuh sersan kepala bambang sumarno.
|
|
Bumbu raibnya a. sikin
Tewasnya ketua RT itu terungkap. kuburannya tidak diketahui. tiga oknum polisi diperiksa. belum mengarah sebagai pembunuh bayaran.
|
|
Dendam kesucian
Ia disebadani secara paksa tiga hari setelah menikah. trauma lima tahun
silam itu masih membekas. bersama suaminya, ia membalas dendamnya.
|
|
Buntut pamer gigi
Preman yang diduga akan mencuri tewas dianiaya. kata sersan mayor wasinton, ''biar ia tahu kalau auri juga punya pasukan dan ada giginya.''
|
|
Misteri kematian sri
Mahasiswi politeknik universitas mulawarman tewas. motif pembunuhannya belum terungkap, sementara ada tersangka yang dibebaskan.
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|