|
|
| |
Edisi. 28/XXIII/11 - 17 September 1993
|
| |
|
Daftar berita Ekonomi dan Bisnis
|
|
Sang primadona dan kredit macet
Setelah sukses memacu ekspor nonmigas, ribuan hektare tambak udang kini merugi berat. pengusahanya terlilit utang Rp 1 - Rp 2 triliun. dan pihak bank jera berurusan dengan mereka.
|
|
Pedal kredit dan sindikasi
Bank pelanggar l3 kini dilarang menutup kreditnya di perusahaan asuransi pemerintah. sindikasi perlu digiatkan, bdn membuat daftar cekal.
|
|
Tiga bulan saja
Perusahaan future trading, perdagangan berjangka, diberi 3 bulan untuk tutup usaha. ada yang usul: lahan disediakan, aturan main ditentukan.
|
|
Akhir dari penantian itu
Panas? ada kesan begitu. sebab, biarpun harga mobil naik, penjualan di sana-sini meningkat. banyak yang antre atau bertindak seperti okb.
|
|
Supaya tidak setengah hati
Hgu dan hgb tidak diubah oleh pemerintah. tapi, untuk izin perpanjangannya, pengusaha bisa membayar sekaligus. membingungkan?
|
|
Lebih mahal dari bensin
Persaingan air minum makin ramai, dan aqua tetap paling depan. pasaran masih luas. tapi mengapa lebih mahal dari bbm?
|
|
Yang bebek yang merangsek
Bisnis sepeda motor kembali berkibar. lantaran teknologinya lebih canggih, bunganya turun? atau karena harga mobil kian tak terjangkau?
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|