Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 24/XXIII/14 - 20 Agustus 1993
   
Pokok dan Tokoh

Datang khusus Meneliti Unggas

Pangeran Akishino, putra kedua kaisar Jepang datang ke Indonesia untuk melihat jenis-jenis unggas. Di Jakarta ia sempat ke pasar burung di jalan Pramuka, peternakan di Cianjur, taman nasional baluran.

PANGERAN meneliti unggas? Kenapa tidak. Putra kedua Kaisar Jepang, Pangeran
Akishino, khusus datang ke Indonesia untuk melihat jenis-jenis unggas. Ia
enggan dipublikasikan karena kunjungannya sangat pribadi. Maka, begitu tiba
Rabu pekan lalu, Presiden Institut Ornitologi Yamahina berusia 27 tahun itu
langsung dibawa ke hotel.
Di Jakarta ia sempat mengunjungi pasar burung di Jalan Pramuka. Jadwal
lainnya, melihat peternakan ayam pelung di Cianjur, Taman Nasional Baluran,
dan diakhiri di Bali. Ia juga meneliti secara khusus ayam ras Jawa.
Dari marga unggas, ayam memang merupakan spesialisasi Akishino. Ia
memperdalam masalah ras-ras ayam asli di berbagai pelosok dunia. Ia begitu
tertarik dengan bekisar yang diperlihatkan Menteri Kehutanan. Tapi,
ngomong-ngomong, kenapa sang pangeran mengurusi unggas dan bukan politik,
misalnya?
Jawabannya terletak pada Undang-Undang Jepang. Menurut aturan, keluarga
kaisar tak boleh mencampuri urusan pemerintahan. Kaisar harus netral. Karena
itulah kebanyakan keluarga kaisar tak memperdalam ilmu-ilmu politik, hukum,
atau ekonomi. Kakak Akishino, putra mahkota Naruhito, mempelajari sejarah
sungai-sungai di Eropa. Sementara itu sang istri, Masako Owada, yang baru
disuntingnya Mei lalu, juga harus melepas karier diplomatnya.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data