|
|
| |
Edisi. 23/XXIII/07 - 13 Agustus 1993
|
|
Menghabisi soerjadi dengan klb
Jelas, soerjadi akan tergusur. pemilihannya sebagai ketua umum tak diakui
pemerintah. pendukungnya menyeberang. kongres luar biasa disiapkan, dan
caretaker segera ditunjuk.
|
|
Soerjadi dan alibi-alibinya
Ketua umum pdi versi kongres medan, soerjadi, hadir di pengadilan sebagai
saksi. ia menolak tuduhan para saksi yang menyeretnya.
|
|
Kemelut di puro mangkunegaran
Hkmn mengukuhkan pemecatan mangkunegoro ix. gusti nurul jadi kepala kerabat,
dan pengageng puro tak lagi melekat pada mangkunegoro.
|
|
Insiden di kaki gunung ceremai
Kelompok haur koneng di jawa barat dituduh menyempal dari islam. mereka
menolak sensus. maka, sejumlah nyawa melayang.
|
|
Tewasnya rambo aceh
Sisa-sisa gerombolan gpk di aceh ternyata masih ada. dua gembongnya, dengan
senjata api canggih, tertembak. ada pula yang menyerah secara baik-baik, dan
dikembalikan ke orang tuanya.
|
|
Dibubarkan di cisarua
Kongres sbsi, dengan jumlah peserta sekitar 200 orang, tak memperoleh izin
polisi. mereka akan menggugat pemerintah.
|
|
Bukan upah, di maspion
Kebakaran melanda sebagian kompleks pabrik maspion di ja-tim. aksi mogok
melanda perusahaan beken ini karena buruh menuntut jam istirahat.
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|