|
|
| |
Edisi. 21/XXIII/24 - 30 Juli 1993
|
| |
|
Daftar berita Ekonomi dan Bisnis
|
|
Mengamankan dana taspen
Menteri keuangan mar'ie muhammad menerjunkan tim khusus untuk meneliti penempatan dana pt taspen. beberapa perusahaan dianggap tak layak, tapi kebagian juga. kolusi? (tab)
|
|
Taspen milik siapa?
Sebesar rp 5 triliun dari kekayaan pt taspen ternyata merupakan titipan pemerintah. dan di sini pegawai negeri ternyata tak punya hak suara.
|
|
Apa kabar megaproyek?
Aromatic arun amat menguntungkan, tapi belum ada swasta yang berani maju. diam-diam pertamina meneruskan perluasan kilang minyak cilacap.
|
|
Djoko pergi bersama filma
Sang eksekutif hengkang membawa 76 karyawan dan dua prinsipal besar. tapi robert dari tigaraksa memasti- kan, laba yang hilang tak seberapa.
|
|
Perang tarif diakhiri
Agar maskapai penerbangan tak saling menghancurkan, tiket pesawat tak lagi
diembel-embeli diskon. tapi persaingan bergeser ke pelayanan.
|
|
Penyelamatan jamur dieng
Tujuh bank kreditur melakukan restrukturisasi atas pinjamannya di mantrust. lalu, dana segar rp 20 miliar akan disuntikkan ke dieng jaya.
|
|
Bintang lima punya mustika
Setelah sukses di bisnis jamu dan properti, mooryati sudibyo ini mencoba
bisnis hotel mewah di yogya. katanya, akan balik modal dalam 8 tahun.
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|