Minta penjelasan tentang golden venture |
Artikel ''Golden Venture Kandas di New York'', TEMPO, 19 Juni 1993, halaman 74 dan 75, menceritakan ihwal anak buah kapal (ABK) N.V. Eastwood. Tapi saya tak menemukan nama Hasrat Purba. Penjelasan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Bidang Perhubungan di Washington, AS, tertanggal 4 Juni 1993, yang ditandatangani oleh Pieter F.L. Maspaitella, Atase Perhubungan KBRI Washington (terlampir), juga tidak menyebut-nyebut nama itu.
Dalam surat pernyataan Kapten Kapal N.V. Eastwood Kasnudin Pasaribu (terlampir), pada butir ke-4, disebutkan bahwa Saudara Hasrat Purba adalah ABK Eastwood. Lalu, pada tanggal 8 April 1993, salah seorang ABK kapal Eastwood, Sdr. Erli, datang menemui kami dengan membawa barang-barang Sdr. Hasrat Purba. Ia mengabarkan bahwa Sdr. Hasrat Purba ikut terjun ke laut bersama delapan ABK lainnya, tapi Hasrat Purba dan Myint Lwin, ABK warga negara Myanmar, tidak ditemukan. Kami dikabari bahwa Sdr.
Hasrat Purba telah meninggal. Menurut informasi yang kami dengar, sebuah surat kabar Amerika yang memberitakan kasus kapal N.V. Eastwood mengutip keterangan Myint Lwin (fotokopi koran terlampir), ABK yang dikabarkan meninggal. Karena informasi yang simpang-siur ini, kami merasa bingung dan mengharapkan informasi yang akurat dari lembaga terkait atau lembaga yang berwenang memberikan penjelasan tentang nasib Sdr. Hasrat Purba. TERKELIN PURBA Jalan Pasar Baru No. 8 Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara
|