Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 16/XXIII/19 - 25 Juni 1993
   
Daftar berita Ekonomi dan Bisnis
Silahkan impor mobil mewah dua sisi deregulasi
Laporan utama mengenai paket deregulasi juni 1993 dipilah menjadi empat bagian. kebijaksanaan deregulasi dan dampaknya, wawancara dengan dirjen bea cukai, serta daftar negatif investasi. 
Deregulasi dengan sebuah kompromi
Tanpa penciutan merek, paket deregulasi juni 1993 tidak menawarkan terobosan apa-apa. harga mobil akan tetap tinggi. daya tariknya justru pada izin impor mobil mewah yang menaikkan gengsi orang-orang berduit. 
Mewah gagah di samping mikrolet
Sejak tahun 1978, mobil mewah diharamkan berseliweran di indonesia. kini keran impor mobil dibuka lagi, dan belum apa- apa sudah ada yang menanyakan bmw 850i di sini. lalu, siapa importirnya? 
Kami memang perlu waspada
Dirjen bea dan cukai soeharjo merasa siap menyambut deregulasi otomotif. sekalipun merasa punya aparat cukup, dia merasa perlu waspada terhadap masuknya mobil impor lewat pintu lain. 
Utak-atik sang komponen
Pengusaha mobil dipersilahkan untuk mengutak-atik kemampuan memakai komponen lokal, agar bisa bersaing. perhitungannya cukup rumit. ada peluang untuk main mata dengan penilai? ada tabel. 
Akhirnya, terigu dicabut dari dni
Terigu, peternakan ayam bibit, dan alat-alat berat dikeluarkan dari daftar negatif investasi. mengapa perombakan hgu dan hgb masih tertunda? 
Ancaman terhadap segitiga biru
Tepung terigu, kini, tak lagi dimonopoli bogasari. setelah pemerintah mengumumkan deregulasi juni 1993, membebaskan tepung terigu dari daftar negatif investasi (dni). investor dipersilahkan memproduk terigu, asalkan 65% untuk ekspor. 
Jalan pintas untuk produk ekspor
Kini dibuka peluang investasi baru di kawasan bebas pajak. syaratnya, harus 100% memproduksi barang ekspor. sebanyak 221 pos tarif bea masuk diturunkan, termasuk alat-alat pertanian dan berbagai jenis kertas. 
Giliran bi, setelah tek-ti
Laporan final bank dunia, selain mengkritik tek-ti, juga menuding bi memandulkan dana perbankan. konglomerat dinilai menjala rente ekonomi. tentang bppc? 
Fuad mengejar sesuai pasar
Pbb gaya baru ingin mengejar target sesuai dengan harga pasar, tapi bisa menambah beban bagi pemilik, yang belum tentu mampu. 
Dengan api mau mengatrol harga
Harga pala jatuh dan aepi membakar 300 ton pala di sulawesi utara. apalagi sesudah ini? 
Menguras sumur tua
Sekitar 200 sumur minyak peninggalan stanvac yang hampir kering akan digali lagi dengan radial drilling. apakah mbak tutut akan berhasil? 
Upaya menahan devisa
Dengan membuka toko bebas bea untuk turis yang masuk ke indonesia, fasilitas terminal kian lengkap dan devisa mereka ikut mampir di sini. 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data