Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 11/XXIII/15 - 21 Mei 1993
   
Surat Dari Redaksi

Bersepeda

Demam kebugaran melanda tempo. selain tenis, lahir pula klub olahraga baru "klub kereta angin tempo". sebenarnya sejak dulu orang tempo gila sepeda. mereka menggenjot sepeda hampir tiap minggu. sekitar 50 karyawan dan keluarga pekan lalu berkeliling ibu kota dengan sepeda.

MENS sana in corpore sano. Sehat di mana-mana sehat pula di TEMPO. Ini
harapan kami: agar di antara kesibukan sehari-hari, para awak TEMPO tetap
memperhatikan kesehatan. Maklum, pekerjaan pers menuntut pula ketahanan fisik.
Jam kerja wartawan sering tak kenal waktu. Soalnya, suatu peristiwa tak bisa
diatur agar terjadi sesuai dengan jam kerja normal. Maka, bergadang sudah
menjadi kebiasaan rutin. Karena itulah olahraga menjadi suatu bagian penting
dari kehidupan di TEMPO. Sudah lama perusahaan menyediakan berbagai fasilitas
olahraga. Dulu TEMPO malah mempunyai klub sepak bola yang sering bertanding
dengan klub perusahaan lain. Pemainnya beragam, mulai dari Pemimpin Redaksi
Goenawan Mohamad, Kepala Biro Jakarta Ahmed K.S., Jabrik Toriq Hadad, sampai
para karyawan perpustakaan dan percetakan. Soal prestasi memang tak penting.
Yang jelas, kesebelasan ini sering menyenangkan lawan, mirip prestasi PSSI
kita: kalah terus- menerus.
Usia menanjak tua, sepak bola mulai ditinggalkan yang tua-tua. Tenis menjadi
pilihan baru. Banyak yang ikut di sana. Nah, untuk cabang ini, prestasinya
memang agak lumayan, minimal di kalangan pers. Biasanya para petenis TEMPO
seperti Redaktur Eksekutif Yusril Djalinus dan teman-temannya itu selalu
berusaha unjuk gigi. Kalau menang, mereka terkekeh-kekeh, tapi ketika kalah,
sigap pula mencari dalih. Biasanya, tenggat (deadline) yang paling banyak
menjadi kambing hitam. Yang jelas, tahun lalu Rudy Novrianto menjadi runner up
tenis wartawan menyambut Hari Pers Nasional. Masih di tenis, setiap tahun,
dalam rangka memperingati hari ulang tahun TEMPO, selalu diselenggarakan
pertandingan tenis selebriti. Sesuai dengan namanya, yang diundang main adalah
para selebriti. Ada menteri, ada pengusaha, wartawan, dan tokoh lain.
Mensesneg Moerdiono, Menteri Lingkungan Hidup Sarwono Kusumaatmadja, Menpera
Akbar Tandjung, dan Ketua Pelti Cosmas Batubara, termasuk pelanggan tetap
kompetisi ini. Demam kebugaran juga sempat melanda TEMPO. Banyak karyawan yang
sangat rajin berlatih kebugaran di Persada Country Club dan Manggala
Wanabakti, dua pusat kebugaran yang dikontrak TEMPO. Terakhir ini, masih dalam
rangka memberolahragakan karyawan, lahir pula klub olahraga baru di TEMPO. Apa
lagi kalau bukan klub sepeda. Di mana-mana kini kan sedang demam sepeda.
Sebenarnya, sejak dulu ada saja orang TEMPO yang gila sepeda. Direktur Lukman
Setiawan dan Wakil Redaktur Eksekutif Herry Komar, serta beberapa yang lain,
sudah lama rajin menggenjot sepeda. ''Karena itu, sudah waktunya kan kalau
Grup TEMPO juga membuat klub sepeda,'' kata H. Mahtum, Wakil Direktur PT
Grafiti Pers, yang mengoordinasi olahraga itu. Nama klub dipilih lumayan
santai: Klub Kereta Angin TEMPO. Maka, sejak pekan lalu, tiap Minggu pagi,
lapangan parkir gedung TEMPO di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, menjadi
ramai. Sekitar 50 karyawan dan keluarganya memulai kegiatan bersepeda dari
sana, lalu berkeliling ke penjuru Ibu Kota. ''Sekali-sekali kami akan off-road
ke desa-desa di sekitar Jakarta, untuk kembali mencintai alam,'' kata Bandawa,
salah satu penggemar berat olahraga murah ini. Kami sebut murah karena
kebanyakan sepeda yang dipakai tergolong murah: di bawah Rp 1 juta. ''Yang
penting sehat kok, bukan harga sepedanya,'' kata Rully Kesuma, wartawan foto
TEMPO yang sibuk mengatur jadwal latihan klub. Nah, pembaca. Mudah-mudahan
upaya menyehatkan diri ini berdampak pula pada hasil yang kami sajikan kepada
Anda.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data