Air mineral lebih mahal daripada bensin |
Di Indonesia, yang terkenal banyak sumber airnya, harga air ternyata bisa lebih mahal daripada bensin. Misalnya, satu liter air mineral - merek apa pun- harganya bisa sampai Rp 1.000. Harga itu hampir dua kali harga bensin.
Ironis memang. Di Arab Saudi, yang terkenal tandus dan susah memperoleh air, harga air tidak semahal di negara kita. Di negeri padang pasir itu air dengan mudah diperoleh dari keran-keran yang dapat langsung diminum tanpa bayar.
Apa gerangan yang menyebabkan harga satu liter air di negara kita lebih mahal daripada harga bensin? Apakah ongkos produksinya atau pengolahannya lebih mahal? Atau karena pajaknya yang sangat tinggi? Padahal kita tahu bahwa pengolahan bensin tidak mudah dan memerlukan biaya yang sangat mahal. Juga sulit untuk mengeksplorasinya.
Inilah yang tidak kita sadari bahwa di negara kita, yang mudah mendapatkan air, kok harga airnya sangat mahal. Padahal kita tahu bahwa dalam UUD 1945
disebutkan, bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.
Apalagi kini kita merasakan semakin sulit memperoleh air minum yang bersih terutama di kota-kota besar yang penuh dengan polusi dan sampah. Seandainya
bensin dapat diminum, kita rasanya lebih baik minum bensin yang harganya lebih murah.
Dalam hal ini saya hanya mengimbau kepada setiap peminum air untuk dapat memikirkannya.
IR.EMAN SURAHMAN Jalan Gegerkalong Tengah 11 Bandung.
|