Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 47/XXI/18 - 24 Januari 1992
   
Daftar berita Ekonomi dan Bisnis
Kejarlah pajak, kau kutangkap pajak sama dipikul
Kebijaksanaan baru PPH, PPN-BM, pajak bunga deposito dan tentang penerimaan PBB. wawancara dengan Dirjen Pajak Mar'ie Muhammad. PPH Yayasan Dana Pensiun. wewenang akuntan publik. 
Menggali potensi merangsang ...
Kebijaksanaan baru pajak penghasilan (PPH) dan PPN barang mewah (PPN-BM) dapat menggali potensi pajak. 
Pajak menjangkau dana pensiun
Yayasan Dana Pensiun tidak lagi bebas menanamkan investasi dalam bidang tanah dan bangunan karena dikenai pajak penghasilan (PPH). Dana milik banyak orang paling aman disimpan lewat deposito. 
Kita tidak berburu di kebun ...
Wawancara Tempo dengan Dirjen Pajak Mar'ie Muhammad tentang target kenaikan perolehan pajak, wajib pajak, akuntan publik dan peranan pajak dalam RAPBN 1992-93. 
Bunga deposito menghadang risiko
Kebijaksanaan pajak penghasilan (PPH) yang baru atas bunga deposito. Dinilai sebagai langkah yang berani dan menentukan keberhasilan kebijaksanaan perpajakan di masa datang. 
Air pun jadi mewah
Peraturan pajak baru menetapkan berbagai jenis barang yang dikenai pajak, mulai dari air putih hingga kendaraan mewah. tujuannya, agar tercapai target pemasukan dari PPn. 
Dolar tambahan untuk akuntan
Mulai April, akuntan publik diberi wewenang melakukan verifikasi pajak pertambahan nilai dan pajak penjualan barang mewah pada perusahaan yang omsetnya di atas rp 10 milyar. 
PBB: tarifnya paling rendah di dunia
Dalam RAPBN 1992-93, target penerimaan PBB sebesar Rp 990 milyar, naik 18%. kenaikan ini dinilai relatif kecil dibanding potensi yang ada. 
Pembangunan tidak jalan di tempat
Wawancara Tempo dengan menteri saleh afiff tentang pembangunan tahun 1992-1993. 
Mustahil turun
Penurunan bunga deposito tidak menjamin turunnya bunga pinjaman. Beberapa Bank memberikan bunga khusus bagi para nasabah besar, agar tidak lari. 

 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data