Produk baru semen padang Pt semen padang memperkenalkan super masonary ce- ment (smc). dengan harga
rp 5.200/kantong. bahan sama dengan semen portland. lebih plastis. |
Selama ini masyarakat pemakai semen telah memakai semen secara salah. Akibatnya, mubazir. Semen Tipe I atau Portland Cement, produksi PT Semen Padang, yang semestinya dipakai untuk bangunan bertingkat, malah dimanfaatkan untuk rumah tinggal tak bertingkat. Bahkan, sering juga untuk plester. Padahal, itu berlebihan.
Kini, Semen Padang mulai memperkenalkan produk alternatif bernama Super Masonry Cement (SMC). Pekan silam, 500 ton sudah dipasarkan ke Provinsi Jambi. Rencana produksi tahap pertama adalah 5.000 ton.
SMC dihargai Rp 5.200/per kantong (40 kg) atau lebih murah Rp 300/per kantong dibandingkan semen Portland dan kabarnya memiliki beberapa keistimewaan. Misalnya, lebih plastis sehingga plesteran tidak mudah retak. Dan karena
serbuknya halus, plesteran ini lebih kedap air. Semua itu memenuhi syarat untuk pembuatan konstruksi ringan, pemasangan tegel, saluran irigasi, dan tembok rumah yang tak bertingkat.
Menurut Kepala Humas Semen Padang Drs. Radjalis Kamil, kendati lebih murah dan kekuatannya tidak untuk bangunan bertingkat, SMC dibuat dari bahan yang sama dengan Semen Portland seperti tanah liat, batu kapur, dan silika. Hanya pada kekuatannya yang dikurangi. Untuk memproduksi SMC, Semen Padang tak perlu membangun pabrik baru. Pabrik lama, Indarung I -- yang didirikan tahun 1910 dan berkapasitas 330 ribu ton per tahun -- ternyata masih bisa dimanfaatkan untuk memproduksi SMC. Dan terbukti, kerja mesin-mesin tua itu cukup efisien.
|