Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 12/XXI/18 - 24 Mei 1991
   
Kolom Pembaca

Pindahkan gerbang tol cepat

Sudah beberapa bulan jalan tol memberikan pelayanan cepat (tanpa uang
kembalian) di gerbang sebelah kiri. Sebagai pemakai jalan tol, saya merasa
penempatan gerbang tol cepat itu kurang tepat.

Biasanya, cuma pemakai jalan tol yang mau cepat-cepat yang memilih gerbang
dengan uang pas. Mereka tak mau membuang waktu dan kehilangan irama kecepatan
kendaraannya. Tapi, dengan harus membelok ke kiri (masuk gerbang tol cepat
seperti sekarang), praktis mereka harus mengurangi kecepatan. Belum lagi kalau
terjadi antrean kendaraan yang "santai" menunggu kembalian menumpuk dan
buntutnya sering menyumbat jalur kiri yang akan dimakan kendaraan yang ingin
cepat-cepat. Hal ini sering saya alami di gerbang tol Taman Mini, Tomang
(masuk ke arah Cawang), maupun Cengkareng.

Kalau boleh usul, pindahkan saja gerbang tol cepat itu ke sebelah kanan.
Kecuali irama cepat, pemakai jalan tak terganggu bila terjadi antrean masuk
tol, jalur kanan (untuk si cepat) tetap terbuka. Tidak macet dua-duanya. Dan
yang penting lagi, bisa dihindari tabrakan kendaraan yang mau cepat-cepat --
dari kanan -- yang harus masuk ke gerbang kiri dengan kendaraan "santai"
dari jalur kiri ke gerbang kanan. Demikian halnya setelah membayar. "Si
cepat" terpaksa berpacu dengan "si santai" yang baru saja menerima uang
kembalian, untuk memperebutkan jalur kanan.

MARGANA Jalan Rasuna Said Kav. C-17 (Lantai 8), Kuningan, Jakarta Selatan,
12940


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data