Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 26/XV/24 - 30 Agustus 1985
   
Ekonomi dan Bisnis

Indikator

Australia mengusulkan pengembangan bersama wilayah perbatasan laut Timor yang kaya minyak. Eksplorasi minyak Australia di sana terhenti akibat sengketa. (eb)

AUSTRALIA yakin bahwa usulnya mengembangkan bersama wilayah
perbatasan di Laut Timor, yang diperkirakan mengandung 500 juta
barel minyak, disetujui pemerintah Indonesia pada pertemuan di
Canberra, bulan depan. Pertemuan itu merupakan pembicaraan yang
ketujuh sejak 1979.

Australia pernah melakukan eksplorasi minyak di sekitar
perbatasan Indonesia dan Australia dekat Pulau Timor, kemudian
terhenti karena timbul sengketa. Namun, segera berlangsung
pertemuan negosiasi.

Pada pertemuan terakhir di Jakarta, November lalu, Australia
mengusulkan agar wilayah perbatasan sepanjang 250 km di sekitar
Laut Timor itu dikembangkan bersama. Waktu itu Menlu Mochtar
Kusumaatmadja menyatakan bahwa Indonesia tetap condong pada
perbatasan satu garis (single-line boundary) kendati akan
mempertimbangkan usul Australia. Soalnya, usul
Australia itu menuntut satu otoritas bersama, satu badan
pengelola urusan minyak dan gas, dan perusahaan-perusahaan yang
akan menjalankan eksplorasi dan eksploatasi.

Hambatan utama untuk terjadinya kesepakatan, kemungkinan besar,
terletak pada sikap Australia terhadap Timor Timur. Namun, pekan
lalu, Perdana Menteri Bob Hawke untuk pertama kali menyatakan
bahwa pemerintah Australia mengakui Timor Timur di bawah
kedaulatan Indonesia.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data