Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 33/XII/16 - 22 Oktober 1982
   
Indonesiana

Denda Melahirkan

Untuk menggalakkan KB di desa sukohardjo, peserta KB yang melahirkan anak ke-4 didenda Rp 1000,- anak ke-5 Rp 2000,-. Hasilnya 93 ribu peserta dari 613 ribu penduduk dinilai mantap. (ina)

SUKSES bisa dicapai dengan denda? Itu mungkin semboyan yang
dipakai sebagian pejabat Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Maklum, oran Jawa, eh Indonesia, rupanya masih sering harus
dipaksa ....

Untuk menggalakkan Keluarga Berencana, 100 dari 167 desa di
kabupaten tersebut pada 1979 melalui rembuk desa telah
menetapkan peserta Ks yang melahirkan anak ke-4 kena denda Rp
1.000. Anak ke-5 dendanya Rp 2.000. "Ikut Kn memang sukarela.
Namun peraruran itu datangnya dari rakyat sendiri. Kami hanya
memberi motivasi," ujar Warsono Murtikusumo, Ketua BKKBN
Sukoharjo.

Pemerintah Daerah Sukoharjo sendiri juga punya peraturan
karyawati yang (akan) melahirkan anak ke4, hak cutinya dipotong
sebulan menjadi hanya 2 bulan. Kantor Departemen Agama Sukoharjo
tak mau kalah tatkala mengambil gaji, karyawati peserta KB harus
membawa 'kartu merah' tanda peserta KB.

Program KB disertai denda di kabupaten ini terbilang sukses
sekitar 60% dari 93 ribu peserta Ks (dari jumlah penduduk 613
ribu) dinilai mantap. Berapa orang yang telah kena denda?
"Jumlahnya hingga kini belum diketahui dengan pasti," sahut
Warsono. Kegagalan rupanya dianggap belum patut dicatat dengan
rapi . . .


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data