Berbenah H. soetran, 60, sebelum meninggalkan irian jaya, membenahi
bekas kediaman resminya di jayapura dan tempat peristirahatan
di skyline. presiden menaikkan pangkatnya jadi brigjen
purnawirawan. |
SELAMA jadi Gubernur Irian Jaya, H. Soetran, 60 tahun, hampir
tak pernah sakit. Tapi rambutnya jadi nyaris licin.
Gubernur yang 20 Januari nanti digantikan oleh Mayjen Busiri
Suryowinoto ini, bicaranya blak-blakan. Oleh Presiden Soeharto
pangkatnya kolonel pensiunan itu dinaikkan jadi Brigjen
Purnawirawan. Ia punya 12 anak, sebagian besar sudah 'jadi'.
Sebelum angkat kaki dari Irian Jaya, "saya tak ingin
meninggalkan kesan acak-acakan kepada pengganti saya.' Maka,
kediaman resminya di Gubernuran Dok V, Jayapura, ia benahi.
Karpet-karpet diganti, dindingnya dicat rapi. Tempat
peristirahatannya di Skyline di puncak bukit -- 8 km dari
Jayapura -- turut dipugar. Jalan ke rumah ini pun diaspal
kembali. Siap.
Waktu pamitan ke beberapa daerah Soetran banyak mendapat
kenang-kenangan. Dan ia merasa namanya tak mungkin dipisahkan
dari cengkih di Ir-Ja. "Ini akan saya jadikan nostalgia,"
katanya.
Bagaimana dengan Mercy 350 S peninggalan Acub Zainal? Mobil itu,
katanya, sudah ia beli, dan siap dikapalkan ke Surabaya. "Untuk
kenang-kenangan."
|