Bisa Mati Mendadak ? Penemuan terakhir menyebuntukan bahwa metode kb dengan
vasektomi bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah.
para ahli di india mencoba metode kb dengan menyuntikan bcg ke
biji zakar. (ksh) |
MAAF, ini kabar kurang enak buat mereka yang ingin meringankan
beban istri dengan bervasektomi. Sebab penemuan terakhir
menyebutkan metode KB seperti itu bisa menyebabkan penyumbatan
pembuluh darah. Satu keadaan yang bisa membikin orang mati
mendadak. Tapi harap dicatat: kesimpuhln ini baru diambil dari
percobaan terhadap binatang.
Kisahnya, Thomas Clarkson dan Nancy Alexander dari Bowman Gray
School of Medicine, North Carolina dan dari Oregon Regional
Primate Research Cenrer menyelenggarakan penelitian perbandingan
antara 7 kera biasa dengan 10 ekor kera yang divasektomi.
Kera-kera percobaan itu dikandangkan 15 tahun yang lalu.
Diumpani makanan yang lazim mereka santap, yang berkadar lemak
rendah. Pengikatan saluran sperma kera itu dikerjakan 9 sampai
14 tahun yang sudah.
Begitu diperiksa secara biokimia, ternyata hanya 3 ekor kera
vasektomi yang normal. Sedangkan yang lainnya dibandingkan
dengan kera pembanding (tidak divasektomi), menderita pengerasan
pembuluh darah jantung.
Ini terjadi karena sperma tak bisa mencapai dunia luar. Lantas
masuk pembuluh darah. Darah sendiri tak mau menerimanya. Hingga
mengendaplah zat-zat lemak sperma tadi di pembuluh darah.
Tumpukan lemak ini bisa menimbulkan gumpalan-gumpalan yang akan
menyumbat pembuluh darah. Korban bisa binasa karena darah
mampat.
Apakah manusia juga begitu Belum tahu. "Tentu saja kemungkinan
ini perlu dibuktikan pada manusia," tulis dr. Robin Hoult dalam
New Scientist, 26 Juni. Untuk menghindari kemungkinan
atheroclerosis (pengerasan pembuluh darah jantung), mereka yang
bervasektomi dihimbau untuk mengurangi alkohol dan rokok. Banyak
olahraga dan jangan makan berlebihan.
Penemuan dua ahli dari Amerika Serikat itu rupanya merangsang
ahli lain menemukan metode kontrasepsi baru. Para ahli di India
baru-baru ini melacak metode KB dengan menyuntikkan BCG (selama
ini digunakan untuk mencegah TBC) pada tikus, anjing, kera dan
kelinci. Vaksin yang disuntikkan ke biji zakar itu ternyata bisa
mengharnbat produksi sperma binatang menyusui tersebut. Selama 4
sampai 6 minggu sel-sel sperma hilang sama sekali. Tingkah laku
seks para binatang percobaan tak kurang gairahnya. Tapi untuk
menghamilkan, mana mereka bisa.
|