Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 21/X/19 - 25 Juli 1980
   
Kesehatan

Bisa Mati Mendadak ?

Penemuan terakhir menyebuntukan bahwa metode kb dengan vasektomi bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. para ahli di india mencoba metode kb dengan menyuntikan bcg ke biji zakar. (ksh)

MAAF, ini kabar kurang enak buat mereka yang ingin meringankan
beban istri dengan bervasektomi. Sebab penemuan terakhir
menyebutkan metode KB seperti itu bisa menyebabkan penyumbatan
pembuluh darah. Satu keadaan yang bisa membikin orang mati
mendadak. Tapi harap dicatat: kesimpuhln ini baru diambil dari
percobaan terhadap binatang.

Kisahnya, Thomas Clarkson dan Nancy Alexander dari Bowman Gray
School of Medicine, North Carolina dan dari Oregon Regional
Primate Research Cenrer menyelenggarakan penelitian perbandingan
antara 7 kera biasa dengan 10 ekor kera yang divasektomi.
Kera-kera percobaan itu dikandangkan 15 tahun yang lalu.
Diumpani makanan yang lazim mereka santap, yang berkadar lemak
rendah. Pengikatan saluran sperma kera itu dikerjakan 9 sampai
14 tahun yang sudah.

Begitu diperiksa secara biokimia, ternyata hanya 3 ekor kera
vasektomi yang normal. Sedangkan yang lainnya dibandingkan
dengan kera pembanding (tidak divasektomi), menderita pengerasan
pembuluh darah jantung.

Ini terjadi karena sperma tak bisa mencapai dunia luar. Lantas
masuk pembuluh darah. Darah sendiri tak mau menerimanya. Hingga
mengendaplah zat-zat lemak sperma tadi di pembuluh darah.
Tumpukan lemak ini bisa menimbulkan gumpalan-gumpalan yang akan
menyumbat pembuluh darah. Korban bisa binasa karena darah
mampat.

Apakah manusia juga begitu Belum tahu. "Tentu saja kemungkinan
ini perlu dibuktikan pada manusia," tulis dr. Robin Hoult dalam
New Scientist, 26 Juni. Untuk menghindari kemungkinan
atheroclerosis (pengerasan pembuluh darah jantung), mereka yang
bervasektomi dihimbau untuk mengurangi alkohol dan rokok. Banyak
olahraga dan jangan makan berlebihan.

Penemuan dua ahli dari Amerika Serikat itu rupanya merangsang
ahli lain menemukan metode kontrasepsi baru. Para ahli di India
baru-baru ini melacak metode KB dengan menyuntikkan BCG (selama
ini digunakan untuk mencegah TBC) pada tikus, anjing, kera dan
kelinci. Vaksin yang disuntikkan ke biji zakar itu ternyata bisa
mengharnbat produksi sperma binatang menyusui tersebut. Selama 4
sampai 6 minggu sel-sel sperma hilang sama sekali. Tingkah laku
seks para binatang percobaan tak kurang gairahnya. Tapi untuk
menghamilkan, mana mereka bisa.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data