"Awas" Untuk Oven Itu Lembaga konsumen as memperingati bahaya radiasi gelombang
micro pada oven magnetron. setiap oven ada kemungkinan
bocornya sinar elektro magnetis. merusak sel protein dalam
mata & sel telur wanita. (ilt) |
BUAT nyonya-nyonya yang suka barang mewah, ada "awas" dari
Lembaga Konsumen AS: hati-hati membeli oven microwave.
Di AS sendiri alat dapur bertenaga listrik itu sedang diteliti
kembali oleh ahli Departemen Kesehatan Rakyat Amerika. Ada
bahaya kebocoran radiasi gelombang mikro yang (mungkin)
ditimbulkannya. Bahkan menurut berita di harian terkemuka The
New York Times, parlemen AS tahun ini juga akan bersidang
membahas bahaya radiasi gelombang radio pada manusia. Terutama
karena semakin banyak alat listrik bergelombang mikro --
termasuk TV -- sudah menyerbu ke dalam kehidupan rumah tangga
sehari-hari.
Peringatan Gabungan Konsumen dan Depkes AS itu, sudah disambut
dengan penuh rasa was-was di Negeri Belanda. Di sana, setiap
tahun ditaksir sekitar 100 ribu oven microwave (lebih dikenal
sebagai "oven magnetron") buatan Amerika yang memasuki pasaran
Belanda. Banyaknya oven mutakhir Amerika yang menyerbu Pasaran
Eropa itu, menurut koran Belanda NRC-Handelsblad mungkin karena
syarat AS yang ketat soal konstruksi dan tingkat radiasi tak
berlaku di Belanda.
Sel Keturunan
Bahaya radiasi gelombang mikro itu, dipaparkan secara terperinci
oleh seorang ahli penilai barang dari Belanda. Pada setiap oven
magnetron, kata Kuiphof, ahli itu, "ada kemungkinan bocornya
sinar elektro-magnetis." Radiasi yang bocor itu, efeknya pada
manusia bisa sama hebat dan cepatnya, seperti pada ayam atau
bistik yang dipanggang dalam oven. Sel-sel protein dalam mata
manusia bisa terganggu, sehingga mempengaruhi penglihatan.
Efek lainnya adalah kerusakan pada sel keturunan. Terutama sel
telur wanita, yang diprodusir sekaligus lalu ditimbun dalam
kandungan telur perempuan itu. Risiko ini, menurut Kuiphof,
lebih kecil pada lelaki.
Itu sebabnya, kata orang Belanda itu, ada batas maksimal
kebocoran radiasi gclombang mikro yang diperkenankan yakni 5
milliwatt per cmÿFD. Jadi kalau kebocoran satu oven magnetron
sudah mencapai 8 m-watt/cmÿFD, "tanpa ragu-ragu akan saya afkir
sebab sudah berbahaya," katanya lagi.
Batas maksimal kebocoran radiasi gelombang mikro yang diajukan
Kuiphof itu, agak berbeda dengan standar AS. Apalagi standar
Rusia yang lebih tinggi lagi. Di Amerika, satu biro standar
nasional telah mengusulkan agar radiasi gelombang
elektro-magnetis dalam bentuk apapun jangan sampai melebihi
10 mwatt/cmÿFD. Sedang di Uni Soviet berlaku standar yang 10 ribu
kali lebih rendah, yakni 1 micro-watt/cmÿFD. Dengan standar yang
begitu rendah pun -- begitu menurut laporan-laporan dari Rusia
-- masih terjadi ekses-ekses di kalangan pemakainya. Seperti
kepala pusing, kelelahan pada mata, denyut jantung yang tak
teratur, gangguan pada ingatan, serta kelahiran bayi
perempuan yang abnormal tingginya pada pasangan suami-isteri
yang sudah tua.
Jangan Dekat!
Menyadari bahaya itu, Gabungan Konsumen AS sendiri sudah
memberikan beberapa petunjuk pemakaian guna mengurangi bahaya
radiasi itu. Misalnya: jagalah agar pintu oven selalu tertutup
rapat. Jangan nyalakan oven kalau tak ada isinya, sebab dengan
demikian bocornya radiasi gelombang mikro justru akan terangsang
tambah hebat. Selain itu, para pemilik alat pacu jantung (heart
pacemaker) jangan dekat-dekat dengan alat ini. Sebab gelombang
mikro yang lolos, bisa mengganggu kerja pemacu jantung itu.
Ibu-ibu rumah tangga yang hanya sekali-sekali berhadapan dengan
oven magnetron ini, menghadapi risiko radiasi yang kecil saja.
Tapi risiko bagi para koki profesional di restoran atau hotel
besar dan mutakhir, jauh lebih besar.
Sejauh ini, di Belanda yang cukup lengkap alat uji maupun
lembaga uji mutu barangnya "belum diterima laporan keluhan
tentang oven magnetron ini." Begitu menurut seorang jurubicara
Departemen Ekonomi di sana.
|