Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 07/IIIIIIII/15 - 21 April 1978
   
Daerah

Bachrun Di Sungai Negara

Km Garuda mengalami kecelakaan di sungai negara, Kal-Sel. 10 penumpang meninggal dibawa arus. jurumudi, bachrun akan diadili. Kesalahannya tak memiliki stk dan memuat penumpang melebihi kapasitas. (dh)

KECELAKAAN kapal terjadi lagi di Kalimantan Selatan. Peristiwa
akhir Maret itu berlangsung di Sungai Negara, ketika KM Garuda
sedang dalam perjalanan menuju Negara dari Barabai. Dari 32
orang penumpangnya, ternyata 10 orang meninggal di bawa arus.

Karena peristiwa itu, satu dugaan segera muncul. Bachrun,
jurumudi tunggal --artinya tanpa awak kapal seorang pun --harus
berada di meja hijau sebagai terdakwa. Kesalahannya, pertama,
seperti diakuinya sendiri, tidak memiliki Surat Tanda Kecakapan
(STK) mengemudi. Kedua, dalam sertifikat KM Garuda ditentukan
hanya boleh membawa maksimum 10 penumpang. Nyatanya Bachrun
menjejalinya dengan 32 penumpang. Terakhir, Bachrun adalah
penguasa tunggal di kapal itu, tanpa awak atau juru mesin dan
sebagainya. "Itu jelas merupakan pelanggaran" ucap Norman Nelena
BA, Sekretaris LLASDF Inpeksi II Kalimantan Selatan/Tengah.

Kecelakaan di Sungai Negara itu adalah peristiwa yang ke-5
kalinya terjadi di Kalimantan Selatan selama 3 bulan terakhir.
Semua dengan penyebab pokok: kelebihan muatan, baik orang maupun
barang. Jika begitu halnya, bagaimana pengawasan? Basuki
Haryono, Kepala Inspeksi II LLASDF Kalsel/Kalteng, menuding para
juragan (pengemudi) yang tak tahu disiplin. Tapi hal ini masih
perlu dipertanyakan, sebab bukankah sebuah kapal tak mungkin
berlayar jika tanpa izin dari LLASDF Kejadian yang menimpa KM
Garuda itu, tentu tak mungkin ia dapat berlayar jika tak
mengantongi surat izin berlayar. Mungkinkah ada permainan
oknum-oknum LLASDF "Kita akan melakukan penertiban ke dalam,"
jawab Basuki.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data