|
|
| |
Edisi. 48/IIIIIII/28 Januari - 03 Februari 1978
|
|
Tinggal Soal Prosedur Kompas, Sinar Harapan, dll
Golkar, pdi & abri telah mencalonkan kembali soeharto sebagai
presiden. soekarno dipilih menjadi presiden pertama oleh ppki.
7 koran ibukota dilarang terbit dan dm se-indonesia dibekukan
oleh kopkamtib.(nas)
|
|
Tinggal Soal Prosedur
Golkar, pdi & abri, mencalonkan kembali soeharto sebagai
presiden. ppp mengusulkan suatu pembaharuan dalam prosedur
pemilihan presiden, anggota dpr-mpr merasa kurang bebas
menyatakan pendapat sendiri. (nas)
|
|
Presiden Pertama, 3 Menit
Dalam sidang ppki (panitia persiapan kemerdekaan indonesia) di
jakarta tgl 18 agustus'45, oto iskandardinata mengusulkan bung
karno sebagai presiden & bung hatta sebagai wakil presiden.
usul diterima sidang. (nas)
|
|
"Menyalah-gunakan Demokrasi" ...
Kegiatan dm se-indonesia dibekukan oleh kopkamtib. kegiatan
mahasiswa dianggap telah bersifat merongrong kekuasaan negara
atau kewibawaan pemerintah & dapat menimbulkan kekacauan dalam
masyarakat. (nas)
|
|
Straits Times Lagi
Ketua dpr/mpr adam malik membantah berita the straits times
dari reuter, "malik blasts at general". isinya, supaya
jenderal-jenderal tertentu tak lagi bicara politik agar tak
lebih mengeruhkan suasana. (nas)
|
|
Tujuh Koran Dilarang
Kompas, sinar harapan, merdeka, pelita, the indonesian times,
sinar pagi & pos sore dilarang terbit. tindakan dilakukan
untuk menghindari berita-berita yang menyesatkan masyarakat
menurut kas. kopkamtib sudomo. (nas)
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|