|
|
| |
Edisi. 48/IIIIIII/28 Januari - 03 Februari 1978
|
| |
|
Daftar berita Ekonomi dan Bisnis
|
|
MPI Minta Tenggang Waktu
Dewan stabilisasi ekonomi memutuskan untuk menaikkan pajak
ekspor kayu bulat dari 10% jadi 20%. mpi (masyarakat perkayuan
indonesia) minta tenggang waktu hingga harga yang sedang
morosot ini, naik. (eb)
|
|
Rangsangan Itu Terbentur Tarif
Kayu gergajian & kayu lapis dibebaskan dari pajak ekspor,
tetapi produk indonesia sukar bersaing karena biaya angkutan
kapal masih tinggi, ketiadaan angkutan kapal yang teratur juga
merupakan masalah. (eb)
|
|
Praktis Hanya Enam
Berdasarkan menpedag no.10 thn 78, 17 jenis komoditi ekspor
mendapat fasilitas usance l/c, al kerajinan rakyat. lebih
cocok memakai red clause l/c, yang kini sedang dikembangkan
oleh bpen. (eb)
|
|
Dari tokyo ke gatt
Perjanjian dagang jepang-as yang diwakili nobuhiko ushiba &
robert strauss menyebabkan jepang bersedia memperbesar
impornya. hal ini untuk menurunkan surplus perdagangan
jepang.(eb)
|
|
Setelah canton fair
Delegasi tak resmi indonesia sudah mengikuti canton fair,
pekan dagang di cina. hubungan dagang langsung belum
dilakukan, impor barang eks rrc terus meningkat melalui
pialang hongkong & singapura. (eb)
|
|
|
| |
|
|
| buatan Radja|endro |
Majalah
Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

|
|
| |
|
|
|
|