Subur, Gemuk Dan Berat Droughtmaster, sapi Australia hasil silang antara bos indicus dan bos taurus, tahan panas, tahan caplak, menghasilkan daging kwalitas tinggi. Indonesia ingin mempraktekkan sistem silang ini. (ilt) |
DI Australia, sejenis sapi dibiakkan untuk kebutuhan daerah
tropis. Namanya Droughtmaster. Sapi unik ini dapat hidup subur
di segala tempat, dari daerah padat kejatuhan hujan tinggi
sampai ke dataran-dataran pedalaman yang kering. Dan lagi pula
toleransi terhadap panas memang luar biasa pula, sedangkan
kesanggupan melawan kutu caplak dan penyakit lainnya terbilang
jempolan.
Sapi Droughtmaster adalah hasil penyilangan antara Bos indicus
(tebu atau Brahman) dengan Bos taurus (keturunan Inggeris).
Keturunan baru ini merupakan silang 50-50 -- dengan
menggabungkan keuntungan dari kedua jenis. Darah Bos indicus
memberikannya kesanggupan untuk tetap subur dalam iklim panas
dan keadaan susah, mampu melawan caplak dan penyakit lainnya.
Sedangkan Bos taurus membikin ternak ini menghasilkan daging
kwalitas tinggi. Maka lahirlah Draughtmaster berkulit merah
licin dan bungkuk sedang.
Hewan ini mempunyai lapisan yang dalam dan berdaging banyak
sedangkan lapisan minyaknya yang cuma satu itu adalah cetek.
Sapi jantan dewasa yang montok beratnya bisa satu ton ke atas.
Rencananya semula diternakkan untuk daerah tropis, di mana
banyak terdapat caplak berkerumun, ditambah panas terik,
kelembaban tinggi dan kemarau panjang. Dari hasil percobaan
ternyata Draughtmaster dapat melawan caplak 10 kali lebih baik
dari lain keturunan. Ternak ini ternyata mampu mengurangi jenis
caplak perempuan dewasa sampai 10 kali dari jumlah biasa
sehingga jumlah caplak jadi berkurang.
Draughtmaster memang cepat dewasanya -- selain mempunyai faktor
berat yang tinggi dibandingkan usianya. Ternak ini bakal
mengalahkan jenis lain bila ditempatkan di ladang terbuka dan
diberi makan rumput. Hewan ini memang mudah pula menyesuaikan
diri dengan perubahan alam dan keadaan musim. Di Australia
sendiri sapi baru ini telah melakukan perjalanan dari iklim
pegunungan dingin ke daerah tropis tanpa menderita.
Sapi pendiam yang cepat gemuk ini memiliki tingkat kesuburan
yang tinggi. Buktinya sang jantan mampu menghasilkan sampai 95
anak-anak sapi -- walau dalam keadaan alam yang sulit sekalipun.
Dan Indonesia sendiri bagaimana? Daripada beli dari Australia
mungkin lebih baik mempraktekkan sistim silang itu di sini.
Siapa tahu.
|