AS Anti PMA ? Para buruh pabrik baja dan seorang anggota kongres di Amerika Serikat memprotes penanaman modal dari perusahaan prancis, societe imetal yang menawar pabrik baja copperweld di pennsylvania. (eb) |
SEBELAS tahun lalu, dalam ruang teater istana Champs Elysees
yang berlapis beledru merah. Para pemegang saham maskapai
Komputer Perancis Compagniedes Machines Bull berunding untuk
memutuskan apakah mereka mau menerima maksud perusahaan General
Electric (AS) untuk mengambil oper perusahaan mereka, atau
tidak. Hal itu terjadi ketika modal Amerika sedang
galak-galaknya menyebar keseluruh dunia. Tentu saja Dewan
Komisaris perusahaan perancis itu tidak rela usahanya dicaplok
begitu saja oleh modal AS. Dan Presiden Charles de Gaulle
sendiri berusaha mati-matian melindungi kemerdekaan perusahaan
di negerinya itu. Namun walaupun segala daya upaya sudah
dicurahkan, toh akhirnya G.E berhasil menancapkan kakinya di
bumi ekonomi Perancis.
Pertengahan September yang lalu, adegan tersebut justru berbalik
180% di AS, yang kini malah kelabakan membendung arus modal
asing yang berusaha masuk berbagai pabrik di sana. Nasib itu
kini menimpa sebuah pabrik baja AS di Pennsylvania. Arus protes
pun meledak. Tidak hanya buruh pabrik Copperweld yang berjumlah
4.600 orang, tapi juga seorang anggota khongres AS, Departemen
Perdagangan serta Hakim Federal AS berusaha mencegal modal
asing itu berusaha mencaplok perusahaan Amerika.
Modal Yahudi
Maklumllah di samping alasan ekonomis ada juga alasan
sentimentil Pabrik baja Amerika itu sudah berusia 60 tahun,
dan dianggap sebagai penemu proses pensenyawaan tembaga & baja.
Omset tahun lalu tercatat $AS 322 juta dengan keuntungan sebesar
$AS 13 juta. Nah, seluruh saham Copperweld telah ditawar oleh
sebuah perusahaan bermodal Perancis, Societe Imetal, seharga
$AS 118 juta. Perusahaan bermodal Perancis itu jauh lebih kuat
dari pada Copperweld. Penghasil Imetal tahun lalu tercatat
sebanyak $AS 1000 Juta. Punya 70 cabang di 16 negara dan
bergerak di bidang pertambangan. Khususnya nikel.
Kejadian ini bukan baru pertama kalinya. Sudah semenjak dunia
Arah memiliki petro-dollar dan berusaha menyusup ke dalam
dunia bisnis AS, ketakutan akan PMA di AS semakin menonjol.
Setiap kali ada modal asing yang mencoba menawar saham
perusahaan Amerika, khalayak ramai disana selalu saja
mencurigainya sebagai modak Arab atau kaki tangannya. Nmun dalam
perkara Imetal-Copperweld itu kecurigaan itu salah alamat. Sebab
Imetal yang rupanya adalah anak perusahaan Rothschild yang
bermodal Yahudi, dan sebagian saham Imetal juga dimiliki
perusahaan logam Amerika yang lain, Amax Inc.
Adapun Persatuan Buruh Baja Amerika melihat masalahnya lebih
seimbang, bebas dari sentimen nasional. Mereka bukan saja
menolak masuknya PMA ke AS, tapi sebaliknya juga menentang
setiap usaha modal Amerika untuk menguasai perusahaan di negara
lain. Bagaimana kisah akllir Copperweld ini belum diketahui.
Yang jelas dengan kasus itu Amerika makin bertambah sabar
betapa pahitnya apabila modal asing Sampai menguasai satu posisi
besar dalam perekonomian domestiknya. Dan menurut catatan
Departemen Perdagangan AS, PMA di AS itu sampai tahun 1074 saja
sudah mencapai $AS 21,7 milyar.
|