Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 28/V/13 - 19 September 1975
   
Ekonomi dan Bisnis

Kadarisman Boleh Juga

Kadarisman direktur PT Kapuas Cahaya Bahari puas akan usahanya yaitu membuat badan motor tempel, reparasi kapal, membuat tongkang baja. ia pun sudah siap menghadapi saingan yang bakal muncul. (eb)

ORANG tua yang kini sudah memutih rambutnya itu sebeIum ke
Pontianak dulu bekerja dengan orang Belanda di dok kapal
Surabaya. Lantas pindah jadi pegawai negeri pada dok kapal
Siantan di Pontianak yang dulu di bawah naungan Penguasa
Pelabuhan. Begitu MPP, Kadarisman yang rajin itu sudah siap jadi
direktur PT Kapuas Cahaya Bahari. Puaslah dia kini bisa jadi
majikan, dan tidak bekerja di bawah orang lain. "PT ini baru
tahun kita buka", ujarnya. Wajahnya tetap cerah kendati
garis-garis ketuaan sudah menyelinap di raut mukanya.

Tanah untuk bekerja dia sudah punya - 2 hektar luasnya. Dan 2
tahun seteIah pengajuannya di tahun 1972, kredit dari Bapindo
sebesar Rp 270 juta . diperolehnya juga. Dengan kredit itulah
Kadarisman membangun kantor. bengkel, dok dan galangan kapal.
Galangan kapal itu telah mulai dibangunnya lebih dulu dengan
modal Rp 62 juta, dan akan selesai akhir tahun ini. Ukuran slip
way (jalur peluncur) 95 x 14 meter, dan bisa menampung kapal
berukuran 800 ton bobot mati (DWT). Letaknya juga strategis:
persis di bibir sungai Kapuas.

Speed boat

Usaha pertamanya dimulai dengan membuat badan motor tempel
(speed boat). Kebetulan kayu sedang jaya-jayanya, sehingga
Kadarisman kebanjiran pesanan dari perusahaan kayu dan
penggergajian. "Waktu itu pernah kami menyelesaikan 20 badan
speed boat dalam sebulan", tuturnya pada pembantu TEMPO Ridwan
A.S. di ruang kerjanya 9 Km dari Pontianak arah pelabuhan udara
Soepadio. Tapi sejak « tahun ini, ketika masa keemasan kayu sudah
berakhir, pesanan swasta hampir stop. Untung ada pesanan 20
kapal motor berukuran 14 x 3,20 meter dari Dinas Perikanan
Kalimantan Barat. Setiap kapal motor dengan daya muat 8 ton itu
harganya Rp 5 juta. Itu sudah termasuk jaring, mesin Yanmar 45
PK, 2 pelampung dan 6 baju renang.

Mau tahu berapa harga speed boatnya? Untuk yang 40 PK Kadarisman
memasang harga Rp 200 ribu, sedang yang 70 PK harganya Rp 400
ribu. Kalau mau komplit dengan kap dan tangkinya, yang 40 PK itu
bisa mencapai Rp 275 ribu. Selain itu, Kadarisman juga terima
reparasi kapal-kapal berukuran 800 ton, sesuai dengan kapasitas
slip way-nya. Selain kapal kayu. PT Kapuas Cahaya Bahari itu
juga sanggup membuat tongkang baja berukuran 100 dan 200 ton.
Tongkang baja begitu pernah dipesan oleh perusahaan kayu di
Pontianak - 3 buah berukuran 100 ton, dan sebuah yang 200 ton.

Meskipun perusahaan ini cukup besar, Kadarisman hanya punya 20
karyawan. Mereka itu umumnya lepasan ST dan hanya 4 orang
lulusan STM Pontianak. Dengan pesanan yang cukup menyibukkan
itu--20 kapal motor pesanan Dinas Perikanan harus diserahkan
bulan September ini--Kadarisman optimis bahwa pembayaran
kreditnya tidak akan macet di tengah jalan. Asal saja dia
bersiap-siap menghadapi saingan yang mungkin akan bermunculan
nanti, setelah melihat perintis galangan kapaal swasta di
Pontianak itu sukses. Maklumlah, swasta mau lari ke mana setelah
embargo kayu ke Jepang belum juga mengendor?


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data