Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 19/V/12 - 18 Juli 1975
   
Ilmu dan Teknologi

Mengumpulkan Sinar Surya

Alat penghimpun tenaga matahari dari inggris terdiri lempeng baja tipis, pipa tembaga, terbungkus kaca hampa udara yang menyerap energi 1 kilowatt di daerah tropis, 700 watt di iklim sedang. (tek)

SEBUAH maskapai di Inggeris baru-baru ini memperkenalkan sebuah
penghimpun tenaga matahari, khusus untuk pengajaran Paspal.
"Inti"nya, adalah sebuah lemepeng datar dari baja tipis yang
berhubungan dengan pipa pipa tembaga yang sejajar satu sama
lain. Wajah lempeng baja yang menghadap matahari berwarna hitam
legam, tidak mengkilat. Seluruhnya terbungkus dalam kotak kaca
hampa udara, sehingga kebocoran panas dari wajah pelat baja yang
membelakangi matahari bisa diredusir semaksimal mungkin.

Pompa sentrifugal kecil mengalirkan air melalui pipa-pipa
tembaga yang mirip seperti yang berada di punggung kulkas itu
sedemikian rupa sehingga selisih suhu ujung pipa masuk (inlet)
dan ujung pipa keluar (outlet) tidak melebihi 2øC. Selain itu
masih ada tambahan air dingin yang disuntikkan ke dalam pipa
tembaga tadi dekat pila inlet yang berhubungan dengan pompa,
sehingga tercampur dengan air yang disirkulasikan itu. Sebuah
pipa tambahan menampung luberan air dingin tadi di antara ujung
pipa outlet dan kelep penghubung dengan pompa. Selanjutnya alat
itu dilengkapi dergan termometer air raksa, gelas pengukur
kecepatan dan stopwatch untuk mengukur kecepatan peredaran air,
solarimeter pengukur radiasi sinar surya (dalam miniVolt),
sebuah waterpas berisi spiritus, dan kompas maknetis penunjuk
arah Utara-Selatan.

Supaya bisa menampung sinar surya sebanyak mungkin, kolektur itu
harus diarahkan ke Selatan, dengan sudut kemiringan yang sejajar
dengan sudut lintang tempat di mana alat itu berada. Dengan
jalan demikian, di daerah tropis seperti Indonesia, alat itu
dapat menyerap 1 Kilo Watt tenaga matahari. Sedang di daerah
beriklim sedang seperti Inggeris, 700 Watt yang ditampungnya
cukup untuk memanaskan air mandi. Jadi meskipun semula
dimaksudkan untuk pengajaran fisika, toh ada kemungkinan
memprodusirnya untuk umum di saat harga minyak bumi terus
meningkat.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data