Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 10/V/10 - 16 Mei 1975
   
Kesehatan

Apa Kabar Filopur ?

Alat penyaring air buatan PT Astra Filopur ternyata tak dapat menghilangkan rasa asin. Badan penelitian & pengembangan kesehatan nasional menyatakan bahwa filopur dapat menghilangkan bakteri. (ksh)

ALAT penyaring air Filopur nampaknya begitu menyangkut
kepentingan orang banyak, jika dilihat dari reaksi terhadap
iklannya. Ini membikin repot PT Astra International dalam
memasarkan. Iklannya dianggap agak berlebihan. Seorang pembeli
di sebuah Apotik menjadi kecewa, sebab ternyata penyaring itu
tidak bisa menghilangkan rasa asin. Maklumlah untuk kehidupan
sehari-hari alat ini amat menarik minnat penduduk yang tinggal
di daerah berair asin - sebab air tawar sangat mahal di daerah
seperti itu.

Perusahaan yang lebih dikenal sebagai penjual Honda dan Corolla
tersebut tak habis akal. Dipesannya Badan Penelitian dan
Pengembangan Kesehatan Nasional, Departemen Kesehatan--tentu
saja dengan biaya yang tidak sedikit -- untuk membahas kemampuan
barang dagangannya. Ahli dari berbagai laboraorium turut
membicarakan alat yang kurang lebih sebesar mangkok dan berharga
sekitar Rp 15.000 tadi. Termasuk pembahasa mengenai hasil
penelitian yang dilakukan di berbagai tempat di sini.

Semula, banyak orang, termasuk para ahli bakteri meragukan
kemampuan penyaring tersebut. Maklumlah dalam iklan
besar-besaran yang dipasang di koran dan TV dikatakan air hasil
saringan Filopur tak perlu dimasak lagi. Boleh langsung diteguk,
sekalipun asalnya dari got yang kotor. Pembahasan ahli tadi
memang membenarkan bahwa Filopur dapat menghilangkan bakteri,
antara lain bakteri penyebab sakit perut.

Penelitian dan pembahasan sebenarnya belum selesai. Belum
diteliti kemampuannya untuk menghilangkan Jenis-jenis virus yang
berbahaya yang mungkin berenang dalam air. Penelitian terhadap
hal ini nampaknya telah dibengkakkan dengan alasan bahwa dalam
air-minum (yang diusahakan negara pun) bebas virus belum
dimasukkan dalam persyaratan. Dengan alasan formil itu para ahli
kita yang membahas penyaring padi secara serempak mengatakan
bahwa air-itu tak perlu dimasak sebelum diminum, kecuali untuk
kopi", kata mereka. Sementara itu air-minum dari leding pun
perlu dimasak sebelum diminum.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data