Pulang Dari Naik Haji Nani sadikin dan suami, gubernur ali sadikin, kembali dari
tanah suci. kedatangannya disambut mendagri amirmachmud.
sebutan haji yang dipakainya sekarang tidak ada hubungan tugas
gubernur. (pt) |
ROMBONGAN haji telah kembali ke tanah air. Setahap demi setahap.
Tapi yang paling menarik perhatian adalah kembalinya Ali Sadikin
dan nyonya. Banyak yang menjemputnya. Ia juga disambut oleh
sebuah ciuman dari Menteri Dalam Negeri Amirmachmud, dan nyonya
Amir memberikan ciumannya pula pada Nani Sadikin. Tapi selain
itu, pernyataan Ali Sadikinlah`- yang seperti biasanya - yang
cukup menarik untuk ditulis.
"Sebutan haji yang saya miliki tidak ada hubungannya dengan
tugas kegubernuran", kata Ali, "apalagi untuk proyek-proyek
perjudian". Ali Sadikin mengenakan stelan coklat lengan pendek.
Mengenakan pici dan selendang haji warna putih tersampir di
bahunya. Nan Sadikin - yang rupanya mengenakan baju ciptaan
Harry Darsono mengenakan blus panjang putih, cutbrai putih dan
juga kerudung warna putih. Keduanya tampak gembira dan Ali
Sadikin bahkan sedikit lebih gemuk. "Di Arab memang perlu pakai
kerudung", kata Nani Sadikin, "sebab di sana banyak debu".
Mendengar omongan isterinya, Ali Sadikin turut menambahkan.
"Kalau ini (sambil memegang selendang putihnya) selain dipakai,
ada kegunaan lain. Misalnya, bisa dipakai untuk begini". Dan
selendang itu diusapkan ini mulutnya.
|