Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 13/II/03 - 9 Juni 1972
   
Nasional

Dari Mana Datangnya Minyak ?

Kebakaran diperairan dermaga minyak PN Pertamina Tanjung Priok menelan korban 70 orang tewas & 35 orang luka-luka. diduga terjadi kebocoran tanker yang membongkar muatannya. Pertamina membantah.

SEBELUM tengah malam hari Selasa minggu lalu, Marto, 20 tahun,
dan ibunja telah turun kemotor di Tandjung Priok, meskipun motor
itu baru akan bertolak menjeberang ke Pulau Panggang, Ketjamatan
Pulau Seribu fadjar Rabu. Anak dan ibu ini bermaksud menghadiri
perkawinan saudaranja disana. Ternjata nasib telah lebih dulu
mengirim mereka keruang perawatan RSUP Dr. Tjipto Djakarta
karena luka-luka terbakar. Keduanja adalah korban jang sempat
terhindar dari djangkauan maut diantara djumlah besar korban
jang djatuh akibat kebakaran besar jang terdjadi diperairan
dermaga minjak PN Pertamina Tandjung Priok fadjar Rabu minggu
lalu. Dengan kedjadian itu, daerah pelabuhan laut utama
Indonesia itu mentjatat satu peristiwa nahas terbesar sepandjang
sedjarahnja. Sampai achir minggu lalu sedikitnja 70 orang telah
diketahui tewas karena hangus, lebih dari 35 orang luka-luka
berat maupun ringan, sementara puluhan perahu, motor-motor laut
dan kapal - diantaranja djuga sebuah kapal pesiar Presiden
-turut terbakar dan tenggelam. Agaknja masih sukar mengetahui
dengan pasti berapa sesungguhnja korban manusia jang telah tewas
seluruhnja--sementara didaerah pekuburan Gober Tandjung Priok
orang mengambil kebidjaksanaan menjediakan 100 buah lobang makam
sekaligus sedjak hari Kemis.

Sletta. Mengingat berkobarnja api dipermukaan air, tidak
disangsikan bahwa permukaan air disana sedang dilapisi minjak.
Ibunja Marto jang tua itu djuga sekitar tengah malam sambil
mendengus-dengus berkata: "Ini bau bensin dari mana?" Kesaksian
jang sama djuga diberikan oleh penduduk pulau-pulau disekitar
kedjadian itu. Dan dari mana asal bensin? Jang djelas tempat itu
adalah daerah dermaga minjak PN Pertamina. Dan saat itu terdapat
dua buah tanker tjarteran Pertamina Sletfa dan Bruce Celine jang
sedang memompa kedarat bensin premium dan gasolin untuk mesin
pesawat terbang. Adakah bensin jang bertjetjeran dipermukaan
laut dermaga berasal dari kedua tanker ini?

Pihak Pertamina dengan sigap segera menjiarkan keterangan dari
pihak keamanan jang bertugas didermaga disana bahwa kebakaran
tidak berasal dari tempat itu. Keterangan itu djuga mengatakan
bahwa sama sekali tidak terdjadi kebotjoran ketika kedua tanker
itu sedang membongkar muatannja. Tanker Sletta dikatakan segera
menghentikan kegiatannja ketika api mulai berkobar. Dikatakan
pula bahwa adanja minjak dipermukaan air disekitar itu adalah
biasa. Keterangan pihak Pertamina agaknja betul, meskipun banjak
hal jang masih meragukan. Memang bisa dipastikan bahwa api tidak
berasal dari dermaga Pertamina. Sebab djika memang berasal dari
sana, seluruh daerah dermaga itu akan tak bisa diselamatkan.
Kebakaran djustru telah terdjadi dilepas dermaga. Tapi kutu
api-rokokpun akan dapat menimbulkan kebakaran di air djika
permukaan air itu telah bukup tebal dilapisi gas, karena adanja
lapisan minjak. Dengan kata lain bahwa adanja lapisan minjak
dilepas dermaga Pertamina waktu itu tidaklah dalam keadaan
"biasa" -- seperti jang dimuat dalam keterangan Pertamina.
Peluberan minjak pasti telah terdjadi malam itu disana. Dan
mengingat bahwa dua tanker sedang membongkar minjak ringan,
kebotjoran mungkin telah terdjadi disalah satu tempat
disepandjang slang-slang jang menghubungkan pompa minjak
ditanker dan mulut pipa didermaga. Dalam pekerdjaan sehari-ahri,
kebotjoran itu umumnja bisa terdjadi karena tekanan pompa
terlalu kuat, sementara kondisi slang sudah tidak baik lagi atau
karena dalam penjambungan slang jang satu ke slang jang lain.
Ataupun penjambungan slang dengan pipa, pemasangan pak-penjekat
kurang baik atau bahkan mungkin petugas dermaga kelupaan sama
sekali memang pak-pak penjekat kebotjoran itu. Mengingat bahwa
jang sedang dipompa kedarat adalah minjak ringan dapat diduga
bahwa sumber kebotjoran itu tidaklah ketjil--meskipun agaknja
tidak segera diketahui pihak petugas tanker maupun dermaga.

Lari. Satu hal jang menarik dari kedjadian ini adalah selamatnja
kedua tanker Sletta dan Bruce Celine - hal mana membuat orang di
Tandjung Priok menganggap tanker tersebut sebagai pahlawan.
"Djika api sempat menjambar tanker tersebut, seluruh pelabuhan
Tandjung Priok akan musnah", kata seorang pedjabat pelabuhan itu
minggu lalu. Tapi betulkah tanker tersebut menghentikan
kegiatannja setelah melihat api berkobar di air - seperti jang
dimuat dalam keterangan Pertamina? Tak mudah dibuktikan. Jang
djelas, dibutuhkan waktu lebih dari 10 menit bagi sebuah tanker
jang sedang membongkar muatan, sedjak menghentikan kegiatannja
memompa ke darat, melepaskan slang-slang jang menghubungkan
kapal dengan dermaga dan melepaskan tali-temali jang menambat
kapal Disamping itu sang tanker memerlukan waktu pula untuk
merenggang dari dermaga sebelum bisa bergerak lari keluar
pelabuhan. Semua perhitungan ini mendjelaskan kemungkinan bahwa
tanker-tanker tersebut bukanlah menghentikan pekerdjaannja
memompa bensin kedarat ketika telah melihat api ber kobar,
melainkan besar kemungkinan djustru djauh sebelum kebakaran
terdjadi. Kemungkinan besar petugas tanker ataupun dermaga telah
mengetahui lebih dahulu terdjadinja kebotjoran itu. Dan sadar
kemungkinan terdjadinja bahaja kebakaran, kedua tanker segera
menghentikan kegiatannja melepas slang-slang, membongkar
tali-temali dan sudah menjingkir lebih dahulu.

Bagaimanapun peristiwa kebakaran besar akibat minjak bukanlah
jang pertama kalinja terdjadi di Tandjung Priok. Di Semarang
tahun lalu misalnja orang masih ingat besarnja djumlah korban
kebakaran akibat kebotjoran pipa minjak Pertamina disana.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data