Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 04/II/01 - 7 April 1972
   
Pokok dan Tokoh

Tak Perlu Di-Embel-Embeli Haji

Mohamad Noer baru pulang dari ibadah haji. Tapi pakaiannya sehari-hari tetap berpakaian seragam gubernur, tak bersurban. "namanya tak usah ditambah haji, sebab ini menyangkut soal pribadi," katanya.

GUBERNUR Djawa Timur Muhammad Noer baru sadja kembali dari
naik hadji Dan djangan bajangkan bahwa Pak Gub ini akan memakai
sorban atau lilitan kain chas Hadji dilehernja. Karena Gubernur
asal Madura ini tetap sadja memakai pakaian seragam
kegubernurannja, walaupun spanduk-spanduk dibeberkan dengan
tulisan: "Selamat datang Gubernur Hadji Mohammad Noer". Tetapi
bagaimana reaksi Gubernur Hadji ini? "Perlu saja djelaskan bahwa
nama saja tetap Mohammad Noer", katanja didepan rakjat Patjitan
ketika dia melakukan inspeksi kedaerah itu. "Tidak usah di-embel
embeli Hadji, karena menunaikan ibadah hadji adalah menjangkut
soal pribadi", kata Mohammad Noer dan diapun menambahkan lagi:
"Kalau ada seorang Islam jang melakukan sholat lima kali sehari
haruskan namanja diberi embel-embei Bapak "sudah sholat" Anu?".
Terapi tidk urung Wak Hadji baru ini mendapat tugas baru djuga
sekarang, jang sulit untuk ditolaknja. Jaitu bertindak sebagai
pembawa doa dipondok modern Gontor. Karena masih ada sematjam
kepertjajaan (jang tebal) bahwa hadji baru kalau membatja doa,
konon mudjarab sekali.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data