Search  
 
| Advance search | Registration | Help | About us
 
 
Edisi. 21/I/24 - 30 Juli 1971
   
Daerah

Keretakan Ruang Bakar

AEG memeriksa kerusakan PLTG Palembang, ditemukan keretakan-keretakan liner ruang bakar mesin. Masyarakat cemas. Listrik sering mati meningkatkan kriminalitas. PLTU diperhitungkan akan beres 2 tahun lagi.

BARU 2 tahun, Pembangkit Listrik Tenaga disel dan Gas (PLTG)
jang di bangun di Palembang mengalami kerusakan. Ini biasa:
mampu membeli tapi tak mampu memelihara. Dalam ketentuan, pabrik
AEC- Djerman meminta agar setiap 4.800 djam, harus diadakan
pemerik-saan pada saluran gas panasnja. Tapi ternjata meskipun
sudah 2 kali lipat lebih lama (8.000 djam) mesin turbin gasnja
dibiarkan begitu sadja. Dari hasil pemeriksaan teknisi AEG di
ketemukan keretakan-keretakan liner ruang bakar mesin dan sebuah
alat ketjil jang mendjadi urat leher bagian tersebut harus
segera diganti -- dan ini hanja bisa dengan mendatangkannja lagi
dari Djerman. Akibatnja giliran listrik mati di Palembang masih
diteruskan meliwati djandji PLN jang sesungguhnja harus berachir
awal Mei jang lalu. Ini betul-betul mentjemaskan masjarakat
karena pada musim giliran lampu 6 tahun jang lalu: disamping
meningkatnja kriminalitas telah terdjadi pula kebakaran
besar-besaran. Bahkan ditahun 1968 3 kampung seluas tiga
lapangan bola habis di teguk "budjang abang".

Tapi setelah Palembang gelap konon akan segera terbit terang. 2
tahun lagi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di
Keramasan Palembang Barat jang kini telah mentjapai 60% di
perhitungkan akan beres. Projek Pelita jang menelan biaja Rp 2,2
miljar itu akan berkapasitas 2 x 12 MW, sarna besar dengan PLTU
Makassar, ini berarti matahari bisa terbit 2 kali sehari disana.


 
buatan Radja|endro
Majalah Tempo
30/XXXVII/15 - 21 September 2008

 

Berita lainnya

Iqbal di Sel Polres Jakarta Pusat, Billy di Jakarta Barat - 18 Sep 2008 | 07:53 WIB
Wenger: Arsenal Kurang Insting Pembunuh - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Bate Tak Kuasa Hadapi Madrid - 18 Sep 2008 | 07:46 WIB
Ditinggalkan Dua Bintang, Tim Amerika Masih Berpeluang - 18 Sep 2008 | 07:34 WIB
Hasil dan Klasemen Liga Champion   - 18 Sep 2008 | 07:33 WIB
Polisi Tilang Puluhan Pembalap Liar - 18 Sep 2008 | 07:31 WIB
Pemerintah Amerika Keluarkan Surat Utang untuk Bank Sentral - 18 Sep 2008 | 07:26 WIB
BI Mataram Siapkan Rp500 Miliar Uang Pecahan - 18 Sep 2008 | 07:17 WIB
Diduga Korupsi, Pejabat Departemen Pendidikan Ditahan - 18 Sep 2008 | 07:13 WIB
Muenchen Cemerlang - 18 Sep 2008 | 07:07 WIB
>

index berita

buatan danendro | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Nasional | Ekonomi & Bisnis | Nusa | Jakarta | Indikator | Opinet
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data