Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Demo Anti-Arroyo Meningkat, Militer Filipina Siaga Penuh
Minggu, 24 Juli 2005 | 17:08 WIB

TEMPO Interaktif, Manila:Angkatan bersejata Filipina kembali dalam status siaga penuh menyusul meningkatnya gelombang aksi demonstrasi menuntut pengunduran diri Presiden Gloria Arroyo.

Aksi demonstrasi berpusat di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Filipina. Rencananya demo akan diisi dengan aksi debat terbuka atas tuduhan terhadap Arroyo.

Kapten Ramon Zagala, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Filipina, menjelaskan pasukan militer telah ditempatkan di sejumlah daerah untuk membantu pasukan antihuru-hara jika diperlukan. "Angkatan bersenjata yang telah disebar bertujuan untuk mengamankan demonstrasi," kata Zagala, Minggu (24/7).

Pasukan tersebut juga ditugaskan mengawasi kegiatan gerilya kelompok komunis dan militan Islam yang dikhawatirkan akan memanfaatkan situasi untuk melakukan aksi terorisme. "Kami tidak menafikkan kenyataan bahwa ada sejumlah orang di luar sana yang ingin berbuat onar. Itulah sebabnya mengapa angkatan bersenjata disiagakan," kata Zagala.

Arroyo dituduh telah melakukan kecurangan dalam pemilu Mei 2004 lalu. Arroyo sendiri sudah meminta maaf kepada rakyat Filipina karena telah menghubungi seorang anggota komisi pemilihan sebelum proses pemilihan presiden selesai.

Namun dia tetap menolak tuduhan mencoba mempengaruhi hasil pemilihan. Arroyo juga menolak untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai presiden Filipina. Ami Afriatni/AFP


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lagi, Pembantu Arroyo Mundur
Tentara Disiagakan Hadapi Unjuk Rasa Anti Arroyo
Arroyo Tunjuk Menteri Keuangan Baru
Oposisi Terus Tekan Arroyo, Militer Berusaha Netral
Corazon Aquino Desak Arroyo Mundur
Enam Menteri Kabinet Arroyo Mengundurkan Diri
Militer Filipina Akan Ikut Goyang Arroyo
Gereja Katolik Tolak Penggulingan Arroyo
Seorang Menteri Kabinet Arroyo Mundur
Arroyo Minta Maaf Tapi Menolak Mundur
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tiga Pria Tewas Karena Minuman Keras
Paus Benediktus XVI Malu dan Minta Maaf di Australia
Pembunuh Rahmat “Be A Man” Terlacak Lewat Ponsel Rampasan
Pembunuh Waria Pemenang Kontes "Be A Man" Tertangkap
Guru Warga Amerika Ditemukan Membusuk di Hotel

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data