|
Soal Pemboman Kota London
Dubes Pakistan Minta Inggris Tak Salahkan Pihak Lain
Senin, 18 Juli 2005 | 10:56 WIB
TEMPO Interaktif, London:Duta besar Pakistan di Inggris, Munir Akram, mengingatkan agar negeri itu tak menyalahkan negara lain, termasuk Pakistan, terkait peledakan bom di kota London, Kamis (7/7). Sebaliknya, pemerintahan Tony Blair harus melakukan instrospeksi atas kegagalannya menyatukan kaum muslim sebagai bagian dari masyarakat Inggris.
“Saya kira, anda harus melihat masyarakat Inggris, apa yang telah anda lakukan terhadap kaum muslim dan kenapa mereka tak bisa menyatu dengan masyarakat Inggris lainnya,” kata Akram dalam wawancara dengan radio BBC.
Pernyataan itu terkait dengan terungkapnya tiga pelaku pemboman adalah warga keturunan Pakistan. Bahkan, seorang di antaranya, Shehzad Tanweer, diketahui pernah mengenyam pendidikan di sebuah madrasah di Lahore. Tak kurang dari Menteri Luar Negeri Jack Straw mengungkapkan keprihatinannya atas hal tersebut.
Namun, menurut Akram, sikap yang lebih suka menuding ke pihak lain sebagai pihak bersalah adalah tidak benar. “Saya bisa katakana, menyalahkan orang lain atau negara lain adalah sebuah kesalahan besar. Seharusnya anda lebih melihat ke dalam masyarakat anda sendiri, kenapa insiden tersebut sampai harus terjadi,” tandasnya. AFP
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|