Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Enam Menteri Kabinet Arroyo Mengundurkan Diri
Jum'at, 08 Juli 2005 | 10:25 WIB

TEMPO Interaktif, Manila:Enam menteri pada kabinet pemerintahan Presiden Gloria Arroyo mengundurkan diri, Jumat (8/7). Mereka antara lain Menteri Keuangan Cesar Purisima dan Menteri Anggaran Emilia Boncodin. Mereka juga mendesak Arroyo meletakkan jabatannya dan menyerahkannya ke Wakil Presiden Noli Di Castro untuk mengakhiri krisis politik di negeri itu.

Anggota kabinet lainnya yang mundur adalah Menteri Perdagangan Juan Santos, Menteri Pendidikan Florencio Abad, Menteri Kesejahteraan Sosial Corazon Soliman, dan Menteri bidang Reformasi Agraria Rene Villa.

“Jika Presiden tetap bertahan pada posisinya di tengah ketidakpercayaan rakyat, dan gayanya dalam mengambil keputusan, maka kondisi perekonomian nasional akan kian memburuk,” begitu pernyataan tertulis mereka. “Situasi politik yang rapuh akan menggerogoti kehidupan politik kita.”

Kemarin, Presiden Arroyo memang meminta para menterinya untuk mengundurkan diri. Selanjutnya, ia akan membentuk kabinet baru dengan fondasi reformasi. “Saya minta anggota kabinet untuk mengundurkan diri dalam rangka member kebebasan bagi pemerintah untuk mengorganisisasikan dirinya,” ujar Arroyo.

Ia menjamin, kabinet yang baru nanti akan diberi kebebasan sepenuhny adalam mengelola pemerintahan. Sebaliknya, ia sebagai presiden akan memusatkan perhatian pada perubahan-perubahan fundamental yang diperlukan. AFP


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Militer Filipina Akan Ikut Goyang Arroyo
Gereja Katolik Tolak Penggulingan Arroyo
Seorang Menteri Kabinet Arroyo Mundur
Arroyo Minta Maaf Tapi Menolak Mundur
Oposisi Batal Demsontrasi, Presiden Arroyo Tolak Mundur
Militer Filipina Siaga I Hadapi Unjuk Rasa Anti Arroyo
Arroyo Khawatirkan Harga Minyak Dunia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Tiga Pria Tewas Karena Minuman Keras
Paus Benediktus XVI Malu dan Minta Maaf di Australia
Pembunuh Rahmat “Be A Man” Terlacak Lewat Ponsel Rampasan
Pembunuh Waria Pemenang Kontes "Be A Man" Tertangkap
Guru Warga Amerika Ditemukan Membusuk di Hotel

<< July,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data