Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Iptek  
  Internasional  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
 
   

Irak

Warga Syiah Irak Peringati 2 Tahun Pendudukan AS
Sabtu, 09 April 2005 | 16:24 WIB

TEMPO Interaktif, Baghdad:Ketegangan meningkat di ibu kota Irak, Baghdad, saat sekitar sepuluh ribu warga Syiah Irak memadati kota Baghdad melakukan unjuk rasa anti Amerika Serikat (AS), Sabtu (9/4). Unjuk rasa itu, menurut kantor berita AFP, sebagai bagian dari peringatan dua tahun jatuhnya kota Baghdad ke tangan pasukan koalisi pimpinan AS.

Sementara itu, seorang deputi pemimpin Syiah Moqtada Sadr, Sayed Fadel al-Shoq, dikabarkan tewas dalam perjalanan menuju lokasi tersebut. Sayed yang merupakan Deputi Direktur Kantor Syiah di Karbala tewas ditembak saat mengendarai mobilnya pada pukul 07.30 tadi pagi waktu setempat, di sebelah selatan Baghdad di distrik Dura.

Mobil-mobil polisi memblokir jalan-jalan utama kota Baghdad untuk menghalangi masuknya para pengunjuk rasa. Dua jembatan Sungai Tigris, sungai yang membagi kota menjadi dua bagian, dipenuhi ribuan warga yang meneriakkan "Tolak Amerika, Tolak AS, Tolak Pendudukan."

Para ulama Syiah Jum’at kemarin memerintahkan umat unjuk rasa di Lapangan Firdos, di pusat kota Baghdad, tempat patung mantan presiden Irak Saddam Husein dirobohkan tentara AS. Sekitar sepuluh ribu dari 2,5 juta warga Syiah dari kota Sadr pun berkumpul di sana.

Banyak diantara mereka mengenakan pakaian hitam, yakni seragam tentara milisi Sadr Mehdi. Yang lain mengenakan pakaian hijau dan ikat kepala hitam dengan tulisan "Islam". Beberapa di antara mereka mengibarkan gambar-gambar tahanan Irak yang telanjang dan disiksa tentara AS dalam skandal penjara Abu Ghraib.
Sita Planasari A

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Protes anti Amerika Serikat mengecam keras rencana pemerintah AS menyerang Irak dengan poster Protes anti Amerika Serikat mengecam keras rencana pemerintah AS menyerang Irak dengan membawa poster di depan Kedubes AS, Jakarta Pusat, Selasa, 08/10/2002. Protes ini dinamakan aksi damai
Protes Anti Amerika
Protes Anti Amerika
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Juru Kamera CBS Ditangkap Tentara AS di Irak
Jalal Talabani Presiden Baru Irak
Arbain Imam Hussein Diperingati
Meutya dan Budi Masih Tertahan di Perbatasan
Wartawan Metro TV Diserahkan Tiga Jam Lagi
MUI Minta Penyandera Lepaskan Wartawan Metro TV Segera
Tim Pembebas Andalkan Keluarga Pengemudi
"Bagaimana Nasib Adik Saya?"
Ketua MPR: Tidak Ada Alasan Menyandera Wartawan Indonesia
KBRI Masih Cari Lokasi Penyanderaan
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< April,2005>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data